Badung, LenteraEsai.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melakukan kunjungan kerja sama ke Fakultas Teknik Universitas Udayana (FT Unud) yang diterima di Ruang Sidang II, Gedung Dekanat FT Unud di Bukit Jimbaran, Badung pada Jumat (26/8).
Agenda kunjungan yang pertama dibuka langsung oleh Dekan FT Unud, Ir I Ketut Sudarsana ST PhD. Setelah acara dibuka dilanjutkan dengan pengenalan kehadiran Asesor Universitas Udayana (Dr Gede Sukadarmika ST MSc), Dr Nyoman Putra Sastra ST MT yang menjabat sebagai Kepala Unit Sumber Daya Informasi Universitas Udayana, Dr Anak Agung Kompiang Oka Sudana SKom MT, serta para staf dekanat yang membantu acara ini dapat berlangsung dengan baik.
Dwi dari Kementerian PANRB Republik Indonesia mengatakan bahwa tujuan dari kunjungan ini untuk penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), dengan harapan semua aktivitas asesor sudah memiliki ikatan kerja sama dan semakin yakin dalam pelaksanaan penilaian.
Ditambahkannya, bahwa kerja sama ini memiliki tujuan untuk perumusan kebijakan terkait dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, yang kedua terkait koordinasi dan penerapan di bidang asistensi, sosialisasi ataupun peningkatan kapasitas untuk pemerintah pusat dan daerah.
Sigit yang menjadi perwakilan dalam pembahasan kerja sama mengatakan bahwa Kementerian PANRBÂ memerlukan bantuan dari seluruh perguruan tinggi yang ada di wilayah Indonesia sebagai perpanjangan tangan dalam menyebarkan informasi literasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) ini.
Ketiga, terkait dengan pengembangan aplikasi dalam beberapa hal pengelolaan sistem terkait dengan teknologi informasi. Terakhir, terkait dengan pemantauan dan evaluasi SPBE ini yang menjadi ranah Kementerian PANRB Republik Indonesia. Asesor dari perguruan tinggi Universitas Udayana memiliki hasil pengukuran kinerja cukup memuaskan karena sesuai dengan arahan atau rambu-rambu.
Setelah dilakukannya penandatanganan, diskusi mengenai teknis kerja sama diajukan oleh Kementerian PANRB Republik Indonesia, seperti dalam memback-up data terjadinya kendala pada server sehingga asesor akan menjadi sulit dalam men-download dan itu akan menjadi bahan perbaikan ke depannya.
Kementerian PANRB memberikan infomasi terkait adanya Evaluasi 2021 yang akan dilaksanakan selama dua hari bertempat di Bali pada tanggal 15-16 September 2022 mendatang. Kemudian diskusi dilanjutkan mengenai pemantauan ke depannya, bahwa setelah evaluasi dokumen tidak ada lagi pemantauan tetapi akan adanya pembinaan untuk mengukur peningkatan. Selain itu, dari kedua pihak mengatakan harapan masing-masing serta saran yang menjadi perbaikan yang berkesinambungan untuk ke depannya. (LE-BD)
Sumber: www.unud.ac.id







