Amlapura, LenteraEsai.id – Para musisi menyatakan bersyukur telah dirangkul dan diberi kesempatan oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk turut memeriahkan acara pameran terkait perayaan HUT ke-77 RI, setelah cukup lama tidak memiliki kesempatan dan tempat untuk menggelar pertunjukan.
Karangasem Indie Movement (KIM) yang merupakan sekumpulan anak muda pencinta musik di Karangasem, pada acara pameran terkait perayaan HUT ke-77 RI dalam beberapa hari ini, mendapat tempat menggelar pertunjukan di Lapangan Candra Bhuana Amlapura.
“Akhirnya setelah 5 tahun saya tidak manggung, hari ini saya dapat kembali bermain musik, bernyanyi di atas panggung menghibur masyarakat Karangasem diiringi teman-teman,” ujar Gus Lendjoe, salah seorang musisi Karangasem yang tampil dalam penutupan pameran HUT ke-77 RI di Amlapura, Rabu (24/8) malam.
Selain Gus Lendjoe, sejumlah musisi yang tergabung dalam KIM yang juga mengisi panggung penutupan pameran, di antaranya Squale Band, Natu Band dan Seven Brother. Di atas panggung, KIM mendapat Piagam Penghargaan dari Bupati Karangasem Gede Dana, sebagai tanda apresiasi karena telah ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.
Seorang musisi yang lain, Dewa Gede Risutrisna Putra atau lebih akrab dipanggil Nopith, berharap ke depannya musisi lokal Karangasem dapat semakin diberdayakan. “Sebenarnya banyak sekali musisi Karangasem, semoga ke depan dengan acara-acara seperti ini, musisi Karangasem semakin bisa berkembang,” ucapnya, berharap. (LE-Ami)







