Ubud Diserbu Wisatawan, Infrastruktur Perlu Perbaikan

Kunjungan wisatawan di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar. (Foto: Dok LenteraEsai/Ima)

Gianyar, LenteraEsai.id – Secara umum kunjungan wisatawan ke Bali sejak beberapa bulan terakhir ini sudah mulai ramai, baik itu wisatawan Nusantara (Wisnu) maupun mancanegara (Wisman).

Hal tersebut seiring dengan melandainya kasus pandemi Covid-19, serta berkat berbagai upaya yang dilakukan pemerintah, disusul tumbuhnya kesadaran masyarakat melaksanakan vaksin dan mengikuti protokol kesehatan (prokes).

Bacaan Lainnya

Kawasan wisata Ubud, Kabupaten Gianyar salah satu yang sudah ramai (kembali) dikunjungi wisatawan. Pewarra LenteraEsai.id sempat melakukan pemantauan di seputaran Ubud, Kabupaten Gianyar, pada Kamis (18/8) sore hingga malam lalu, dengan menyaksikan serbuan wisatawan yang begitu banyak.

Mereka terlihat ramai mengunjungi bar-restaurant, hingga menonton pertunjukan kesenian di Puri Ubud. Banyak pula yang jalan-jalan secara bergerombolan maupun individu. Ada yang berkendaraan dan sebagainya. Bisnis kepariwisataan di tempat ini sudah berdenyut kembali. Kondisinya sudah normal seperti sebelum pandemi Covid-19.

Di balik pulihnya pariwisata Ubud, tidak dibarengi dengan penambahan dan perbaikan insfrastruktur. Misalnya belum semua kawasan wisata Ubud dilengkapi trotoar. Banyak trotoar terputus dan ada yang sudah rusak. Selain itu, terjadinya alih fungsi trotoar menjadi tempat parkir kendaraan, tempat menaruh barang dagangan/berjualan dan lainnya. Dengan kondisi tersebut, pejalan kaki terseok-seok dan kesulitan melintas.

Bukan hanya itu, di beberapa titik di wilayah Ubud terlihat tanpa lampu penerangan (gelap, red). Hal itu sangat rawan terhadap keamanan dan kenyamanan wisatawan khususnya dan masyarakat pada umumnya. (LE/Ima)

Pos terkait