Denpasar, LenteraEsai.id – Program Studi Magister Agribisnus Fakultas Pertanian Universitas Udayana (FP Unud) menyelenggarakan webinar tentang Penulisan Artikel Jurnal Internasional Terindeks Scopus yang dilaksanakan secara daring dengan pembicara Prof Dr Ahmad Maryudi (Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada dan juga sebagai Assosiate Editor Forest Policy and Economics- Elsevier Scopus Q1).
Webinar Penulisan Jurnal Internasioanal ini diselenggarakan pada Rabu (3/8) yang dibuka langsung oleh Koprodi Magister Agribisnis, Dr I Dewa Ayu Sri Yudhari SP MSi bersama Dekan FP Unud Prof Dr Ir I Nyoman Gede Ustriyana MM.
Koprodi Magister Agribisnis dalam sambutan singkatnya, menyampaikan bahwa sangat penting untuk melaksanakan kegiatan webinar terkait dengan penulisan jurnal internasional terindeks scopus karena pada umumnya masih banyak dosen apalagi mahasiswa pascasarjana yang sangat susah untuk bisa published pada jurnal terindeks scopus.
“Melalui kegiatan ini diharapkan akan ada peningkatan daripada pemahaman dosen dan mahasiswa pascasarjana dalam penulisan jurnal internasional dan nantinya dapat publish pada jurnal terindeks scopus,” ungkap Sri Yudhari.
Sementara itu, Dekan FP Unud juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Prodi Magister Agribisnis karena kegiatan penulisan jurnal dirasa sangat dibutuhkan di kalangan dosen dan mahasiswa sehingga harapannya banyak tulisan bisa terpublish pada jurnal internasional terindeks scopus.
Webinar ini dipandu oleh Dr Ir I Dewa Putu Oka Suardi MSi selaku moderator. Narasumber Prof Dr Ahmad Maryudi dalam pemaparannya, menyampaikan tentang kiat dan trips untuk dapat publish dalam jurnal internasional yang perlu dipertimbangkan,di antaranya Pemilihan jurnal, Penyiapan naskah, Pengiriman naskah, dan Berhubungan dengan reviewer dan editor.
“Pentingnya mengetahui pemilihan jurnal yang akan dituju dengan mengakses link https:www.scimagojr.com/. Di samping itu juga perlu diperhatikan dalam pemilihan judul pada jurnal agar dibuat lebih menarik dan memiliki arti yang mendalam,” paparnya.
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa perlu juga melihat reputasi jurnal antara lain Reputasi editor, Acceptance/Rejection (A/R) rate (A/R) rendah umumnya lebih prestisius/bereputasi), Kualitas artikel yang diterbitkan, Waktu untuk publikasi (prosesreview, pre-pub online), dan Audience/readership.
Peserta kuliah tamu yang diikuti oleh 65 orang peserta dari mahasiswa dan dosen di lingkungan FP Unud maupun di luar lingkungan Universitas Udayana sangat antusias dengan topik yang dipaparkan oleh narasumber, sehingga banyak pertanyaan yang terungkap dalam diskusi.
Dalam akhir pemaparan, narasumber menyampaikan bahwa jangan ragu untuk memulai menulis dan jangan takut jika tulisan direject. “Karena hal tersebut menjadi pembelajaran untuk selanjutnya kita bisa mengetahui kesalahan dalam menulis dan dapat meningkatkan kualitas tulisan yang lebih baik ke depannya,” ujarnya, menjelaskan. (LE-DP)
Sumber: www.unud.ac.id







