Denpasar, LenteraEsai.id – Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara langsung Mel Tanjung Kite Festival ke-13 di Pantai Mertasari Sanur. Pembukaan acara dilakukan Wawali Arya Wibawa dengan simbolis menaikkan layang-layang.
Lomba layang-layang tersebut diprakarsai Banjar Tanjung Desa Sanur Kauh Desa Pekraman Intaran berkerja sama dengan Persatuan Layang Layang Indonesia (Pelangi) Kota Denpasar.
Pada kesempatan itu juga tampak hadir Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar yang juga Ketua Pelangi Kota Denpasar Wayan Mariana Wandhira, Camat Denpasar Selatan Made Sumarsana, Perbekel Desa Sanur Kauh Made Ada, beserta undangan lainnya.
Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan Visi Misi Kota Denpasar sebagai Kota Kreatif Berwawasan Budaya Menuju Denpasar Maju dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau bergotong royong, senantiasa mendukung keberlangsungan lomba layang-layang di Kota Denpasar. “Kegiatan rutin untuk mewadahi para pegiat seni layang-layang tradisional atau para Rare Angon untuk berkreativitas melestarikan seni warisan leluhur,” ujar Arya Wibawa.
Sementara Ketua Panitia Acara, Yogik ditemui usai acara mengatakan Mel Tanjung Kite Festival ke-13 yang digelar sejak Jumat (5/8) hingga Minggu (7/8), mengambil tema ‘Merana Sirna Lillia Kerthaning Gumi’ yang bermakna Hilangnya Wabah Corona Mari Kita Sambut Dengan Kegembiraan dan Bersukacita dengan Melayangan.
“Selama tiga hari ini total peserta yang ikuti sebanyak 1.254 layang-layang, dengan rincian di hari pertama diikuti 415 layang-layang, di hari kedua 265 layang-layang dan di hari terakhir 574 layang-layang. Kami berharap dapat terus melaksanakan kegiatan ini untuk mewadahi kreativitas para Rare Angon melestarikan kesenian layang-layang tradisional Bali,” ungkapnya. (LE-DP)







