Warga ‘Pegadangan’ Berjibaku Padamkan Api di Rumah Penduduk Desa Tista Karangasem

Karangasem, LenteraEsai.id – Api tiba-tiba berkobar di tengah kegelapan malam di rumah milik I Ketut Pica di Banjar Dinas Tista Gede, Desa Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem.

Musibah yang terjadi pada Selasa (2/8/2022) malam sekitar pukul 21.00 Wita itu, sempat mengagetkan pemilik rumah dan mengundang kedatangan puluhan warga yang tengah melakukan giat ‘pegadangan’ tidak jauh dari tempat kejadian.

Bacaan Lainnya

Perbekel Desa Tista I Ketut Selamet Ariasa kepada pewarta LenteraEsai, Rabu (3/8) menceritakan, ketika kebakaran terjadi sang pemilik rumah Ketut Pica sudah dalam keadaan tertidur lelap.

Pemilik rumah tiba-tiba terbangun setelah mendengar suara ‘krepet-krepet’ di bagian dinding rumah. Begitu dilihat, ia langsung panik dan berteriak “Kebakaran..kebakaran…” hingga mengundang banyak orang berdatangan, ucapnya.

Puluhan warga yang malam itu sedang melakukan ‘pegadangan’ tidak jauh dari rumah korban, langgsung berdatangan melakukan upaya pemadaman dengan minyiramkan air menggunakan alat seadanya agar kobaran api tidak sampai merembet ke tempat lain.

“Banyak warga turun tangan menyiramkan air menggunakan ember ataupun selang. Kami tidak sempat memanggil Damkar karena terlanjur panik. Namun beruntung api bisa ditangani dengan baik oleh warga yang kebetulan ada giat ‘pegadangan’ pada malam itu,” ujar Perbekel Selamet.

Amuk si jago merah berhasil diatasi setelah menghanguskan bagian kamar tidur dan dapur dengan segala isinya. Musibah tidak tercatat menelan korban jiwa maupun luka-luka, terkecuali kerugian material yang diperkirakan mencapat lebih dari Rp50 juta.

Perbekel Desa Tista menduga, percikan api yang kemudian menjadi besar berasal dari nyala dupa yang dihaturkan pemilik rumah, jatuh ke salah satu benda yang mudah terbakar. “Kemungkinan api dari dupa, karena kemarin kan Kajeng Kliwon. Mungkin dupa jatuh kena barang yang mudah terbakar,” ujarnya.

Rumah tersebut dihuni oleh 2 orang, yakni I Ketut Pica bersama istrinya yang kebetulan ketika kejadian, istri korban sedang tidak berada di rumah. Sementara bangunan yang terbakar itu terdiri atas dapur dan kamar tidur seluas 9×5 meter. Barang-barang yang ikut terbakar di antaranya kulkas, kompor gas, kasur, alat-alat dapur dan pakaian, serta beberapa ekor ayam peliharaan milik korban.

“Sebuah dompet berisi uang tunai 1,5 juta rupiah yang diletakkan pemiliknya di atas meja juga ikut hangus terbakar,” kata Perbekel Selamet.

Saat ini, petugas Babinkamtibmas, BPBD Karangasem, Camat Abang, Babinsa, dan Satpol PP Kecamatan Abang tengah menyambangi rumah korban. Pihak BPBD Kabupaten Karangasem juga melaksanakan kegiatan assesment dan menyerahkan bantuan ke rumah korban.

“Tadi kami serahkan bantuan langsung berupa, matras, terpal, selimut, paket kebersihan, minyak goreng & gula, sarung, kompor dan regulator kepada keluarga korban di tempat kejadian,” ujar Kalaksa BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa, menyampaikan. (LE-Ami) 

Pos terkait