RSHP Udayana Perpanjang Kerja Sama Internasional dengan Animal Australia

Direktur RSHP FKH Unud tandatangani perpanjangan kerja sama dengan Animal Australia. (Foto: Dok Humas Unud)

Denpasar, LenteraEsai.id – Dalam rangka menangani kejadian kedaruratan medik pada hewan terlantar, Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) Udayana, bekerja sama dengan Animal Australia melanjutkan pengabdian internasional berupa penanganan kedaruratan secara cuma-cuma pada hewan yang berisiko tinggi terhadap kedaruratan medik.

Nota pernyataan kerja sama tersebut ditandatangani oleh Glenys Oogjes selaku CEO Animals Australia, dan Prof Dr Drh I Ketut Puja MKes selaku Direktur Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) FKH Udayana, Bali.

Bacaan Lainnya

Drh Sasadara MSi sebagai perwakilan Animal Australia Bali menyampaikan kerja sama ini adalah bentuk kepedulian Animal Australia pada kesejahteraan hewan di Bali. Animal Australia tetap berkomitmen membantu Fakultas Kedokteran Hewan dalam hal ikut mengkampanyekan kesejahteraan hewan serta memperluas program Rumah Sakit Hewan Pendidikan Unud dalam memberikan perawatan hewan darurat tanpa biaya untuk hewan berisiko. Pada program tahun ini juga ditambahkan program perawatan kedaruratan secara jemput bola pada masyarakat kurang mampu.

Prof Dr Drh I Ketut Puja MKes, direktur RSHP Udayana menyampaikan  rasa syukur karena usahanya untuk memperpanjang program pengabdian internasional diterima dengan baik oleh pihak Animal Australia. Program ini dimulai dari tanggal 1 Juli 2022 sampai dengan 30 Juni 2023.

Dalam program pengabdian ini, Prof Puja lebih lanjut mengatakan bahwa RSHP Udayana akan membantu masyarakat pemelihara hewan yang terdampak Covid-19 untuk mendapatkan layanan, baik layanan dasar maupun layanan lanjut secara cuma-cuma di RSHP Udayana, namun tetap didasarkan pada keadaan kedaruratan medik.

Prof Puja berharap masyarakat terdampak yang mempunyai hewan kesayangan dalam kedaruratan medik bisa mendapatkan pelayanan secara cuma-cuma. Di samping itu dirancang pula program perluasan akses terhadap kesehatan hewan bagi masyarakat miskin di desa. “Bagi masyarakat yang memerlukan layanan ini bisa menghubungi admin RSHP Udayana setiap hari,” ucapnya, menegaskan.

Prof Puja juga menjelaskan, walaupun layanan ini diberikan cuma-cuma, namun RSHP tidak mebedakan layanan antara cuma-cuma dengan yang berbayar. RSHP tetap memberikan layanan berkualitas dan profesional. (LE-DP)

Sumber: www.unud.ac.id 

Pos terkait