Denpasar, LenteraEsai.id – Precision Swine Nutrition and Feed Formulation Workshop merupakan kegiatan yang diselenggarakan serentak di lima negara di dunia, dan Fakultas Peternakan Universitas Udayana (Fapet Unud) Bali terpilih menjadi tuan rumah di Indonesia.
Penyelenggara dari kegiatan ini adalah Asosiasi Monogastrik Indonesia (AMI), yang bekerja sama dengan Fapet Unud, Asosiasi Dokter Hewan Monogastrik Indonesia (ADHMI), dan Asosiasi Ilmuan Ternak Babi Indonesia (AITBI), dengan US Soy dan US Soy Export Council (USSEC) sebagai sponsor utama.
Acara ini dilaksanakan mulai dari 18-19 Juli 2022 bertempat di Gedung AA lantai 3 Fapet Unud Jimbaran dengan koordinator pelaksana yaitu Dr Ni Luh Gde Sumardani SPt MSi, dan seluruh rangkaian kegiatan diliput langsung oleh Udayana TV.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara hybrid dengan peserta onsite dan online, dihadiri lebih dari 35 orang yang berasal dari Jakarta, Cilacap, Yogayakarta, Solo, Palangkaraya, Agats (Jayapura), Ambon, Kupang, dan Bali dengan latar belakang yang beragam mulai dari peternak, institusi, instansi pemerintah, dan swasta.
Kegiatan ini dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Direktur US Soy Export Council (USSEC) Indonesia, Ibnu Wiyono; Ketua Asosiasi Monogastrik Indonesia (AMI) Dr Sauland Sinaga SPt MSi; Ketua Asosiasi Dokter Hewan Monogastrik Indonesia (ADHMI) drh Michael Indra W MBA; serta Dekan Fapet Unud yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Asosiasi Ilmuan Ternak Babi Indonesia (AITBI), Dr Ir I Nyoman Tirta Ariana MS IPU.
Narasumber dari kegiatan ini adalah Prof Dr Ir Budi Tangendjaja MSc, selaku Konsultan US Soy Export Council Indonesia. Topik yang disampaikan dalam kegiatan workshop ini adalah berkaitan dengan formulasi pakan ternak babi menggunakan program yang diakses menggunakan komputer, dengan menjelaskan dan memberikan pelatihan secara detail mengenai cara penggunaan program, memformulasikan pakan dengan bahan-bahan berbeda, penyesuaian formula sesuai dengan kebutuhan ternak, dan penyesuaian bahan-bahan pakan yang diformulasikan sesuai dengan harga pakan yang diinginkan.
Kegiatan ini juga turut melaksanakan penyampaian materi dan diskusi secara online oleh pengajar di University of New England Australia, Dr Nischal Sharma yang menjelaskan tentang kebutuhan nutrisi dari ternak babi.
Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan penyerahan sertifikat, hadiah, dan ditutup secara resmi oleh Direktur US Soy Export Council Indonesia, Ketua ADHMI, serta Dekan Fapet Unud dan Ketua AITBI. (LE-DP)
Sumber: www.unud.ac.id







