Denpasar, LenteraEsai.id – Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (Kopitu) menghadiri undangan Indonesia Australia Business Councill (IABC) untuk mendisuksikan Implementasi IA-CEPA dalam bidang ketenagakerjaan dan ekpor impor, pada Kamis (30/6).
Yoyok Pitoyo selaku Ketua Umum Kopitu hadir untuk bertemu dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams dan George Iwan Marantika sekaligus National President IABC.
Dalam diskusi tersebut, Kopitu berfokus pada implementasi IA-CEPA di bidang produk non tarif Ekspor Impor. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dan meringankan UMKM dan produk-produk Indonesia dapat mudah masuk ke Australia dan memudahkan proses impor dari Australia ke Indonesia.
Sumber daya manusia (SDM) juga menjasi topik dalam pembahasan kali ini. Terkait pemenuhan Work & Holiday Visa yang berjumlah 5.000 orang pertahunnya yang belum bisa terserap maksimal dan realisasi Work Skill Exchange (Subclass 403) serta Training Visa (Subclass 407).
“Dengan adanya diskusi dengan IABC dan Duta Besar Australia untuk Indonesia ini diharapkan ada kerja sama nyata untuk ekspor impor produk Indonesia & Australia. Selain itu juga pengembangan SDM Indonesia yang ingin bekerja di Australia bisa mendapatkan pelatihan yang sesuai standar kerja di Australia,” ujar Yoyok Pitoyo.
Diskusi tersebut mendapat dukungan positif dari IABC maupun Duta Besar Australia. “Kami siap berkolaborasi dengan Kopitu dan siap membantu fasilitasi baik komunikasi maupun lainnya,” ujar George Iwan Marantika.
Kolaborasi ini dapat membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM Indonesia untuk Ekspor Impor dan dapat mengembangkan SDM yang ingin bekerja di Australia. (LE-DP)







