judul gambar
BadungHeadlinesNews

Tengah Malam, Jenazah Pelajar Terseret Ombak di Pantai Double Six Ditemukan

Badung, LenteraEsai.id – Muhammad Aidil Mubarok (16), pelajar yang terseret arus di Pantai Double Six, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung akhirnya ditemukan pada Rabu (8/6/2022) dini hari atau lewat tengah malam sekitar pukul 00.05 Wita.

Di tengah kegelapan malam, jenazah anak baru gede (ABG) yang penduduk Jalan Pulau Galang Denpasar itu ditemukan terdampar di pinggir pantai sekitar 200 meter arah utara lokasi kejadian. Selanjutnya korban dibawa menuju rumah duka dengan menggunakan ambulance Banser Kabupaten Badung.

Pekik tangis dari keluarga dan kerabat, menyambut kedatangan jenazah pria yang dikenal penurut dan pandai bergaul di kalangan teman-temannya itu.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Aidil Mubarok tiba-tiba menghilang terseret arus saat berenang bersama beberapa temannya di Pantai Double Six Kuta, Kabupaten Badung pada Selasa (7/6) pagi sekitar pukul 08.30 Wita.

Diperoleh keterangan, sebelum kejadian, pagi itu Muhammad Aidil Mubarok bersama sejumlah temannya terlihat sedang bermain bola di pinggir Pantai Double Six. Namun sesaat kemudian mereka berenang pada area yang sudah diberi tanda bendera merah, hingga kemudian dia menghilang terseret arus yang cukup deras.

Beberapa temannya berhasil menyelamatkan diri, sementara korban yang terseret hingga ke tengah laut sempat tampak timbul tenggelam sebelum akhirnya lenyap ditelan gelombang.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) yang mendapatkan informasi dari Polair Kuta tentang menghilangnya seorang pengunjung pantai akibat terseret gelombang besar, langsung menerjunkan tim SAR ke lokasi kejadian.

Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada SE MAP mengatakan, tim SAR gabungan yang melakukan pencarian sejak pagi itu melibatkan SRU laut dengan 2 unit jetski, 1 unit speed boat dan SRU darat menyisir sepanjang bibir pantai. Namun demikian, korban baru berhasil ditemukan setelah lewat tengah malam.

Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR dari Basarnas Bali, Ditpolair Polda Bali, Ditpolair Polresta, Balawista, Barisan Relawan Pemadam Kebakaran, Potensi SAR Radio 115, Potensi Banser, Potensi Cakrawala Rescue, pihak keluarga, relawan, dan masyarakat setempat.  (LE-BD)

Lenteraesai.id