Badung, LenteraEsai.id – Polsek Benoa melakukan kegiatan Cipta Kondisi di depan pintu masuk Pelabuhan Benoa Denpasar pada Sabtu (23/4) malam, dalam rangka menjaga kondusivitas kamtibmas dan menekan angka kriminalitas khususnya curanmor.
Adanya tren kenaikan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), membuat jajaran Polresta Denpasar termasuk Polsek Benoa, kini memperketat dan mengintensifkan pemeriksaan terhadap kendaraan pada saat melakukan Cipta Kondisi (Cipkon), baik di siang maupun malam hari.
Hal tersebut disampaikan Kapolsek Benoa Kompol I Nyoman Wiranata SH yang didampingi Waka Polsek AKP I Dewa Made Oka Yus SH, ketika memimpin anggotanya melaksanakan kegiatan Cipkon yang melibatkan sebanyak 20 personel pada malam itu.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Benoa dan jajarannya melakukan pemeriksaan secara detail setiap kendaraan yang akan masuk ke wilayah Pelabuhan Benoa. Ujung-ujungnya, menemukan sekelompok anak muda yang mengendarai belasan sepeda motor yang tidak menggunakan nomor polisi.
Selain tanpa nomor polisi, kendaraan yang mereka gunakan juga memakai knalpot brong yang tidak sesuai dengan aturan berlalu lintas di jalan umum, ujarnya.
Melihat itu, petugas yang disiagakan langsung mengamankan kendaraan yang dipakai kawanan pemuda tersebut guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, baik mengenai asal-usul kendaraan maupun para pengendaranya. “Masalah, itu merupakan pelanggaran,” ujar Kapolsek, menandaskan.
Sebanyak 12 kendaraan yang tidak mempunyai identitas langsung diamankan petugas. Kendaraan sejumlah itu terdiri atas jenis Vespa, Yamaha RX R dan RX King, kata Kapolsek dengan menyebutkan, kendaraan yang kini diamankan, baru akan diserahkan kembali kepada pemiliknya setelah mereka dapat menunjukkan surah-surat yang sah.
Selain itu, si pemilik kendaaan juga telah dapat mengganti knalpot brong menjadi yang standar, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, ucapnya, menandaskan.
Kapolsek Wiranata menambahkan, pihaknya tidak bisa membenarkan hal seperti ini terjadi, semua ada aturannya dan petugas tidak akan membiarkan semua bentuk pelanggaran yang ada di wilayah Pelabuhan Benoa Denpasar.
“Kepada para pengendara kami ingatkan bahwa kelalaian dan pelanggaran merupakan pemicu dari kecelakaan. Untuk itu, sekecil apapun perlanggaran tetap akan ditindak. Dengan demikian, selain kondusivitas Kamtibmas dapat tetap terjaga, juga pada gilirannya menekan kecelakaan dengan cara menertibkan para pengendara dari pelanggaran, ” kata Kapolsek Kompol Wiranata. (LE-BD)







