Denpasar, LenteraEsai.id – Sekertaris Daerah Kota Denpasar IB Alit Wiradana didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, pada Rabu (13/4) turun memantau penanganan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Jalan Pulau Seram, Kota Denpasar.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk menanggapi laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa penanganan sampah di TPS Jalan Pulau Seram, Desa Dauh Puri Klod, Kecamatan Denpasar Barat yang tidak terangkut secara maksimal karena kendala teknis rusaknya alat berat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar.
Ditemui di lokasi TPS, Alit Wiradana mengaku mendapat laporan bahwa sampah di TPS Pulau Seram sampai meluber hingga ke jalanan, sehingga dirinya langsung meminta DLHK untuk mengerahkan alat berat agar segera dapat mengangkut sampah di TPS tersebut.
“Sebagai langkah jangka pendek saya meminta Kadis DLHK untuk mengerahkan alat berat dan dan truck untuk mengangkut sampah di TPS Jalan Pulau Seram yang memang sempat meluber ke jalanan,” kata Alit Wiradana.
Menumpuknya sampah di dibeberapa TPS di Denpasar, tambah Alit Wiradana, dikarenakan beberapa alat berat yang beroperasi di TPA Suwung rusak. Alit Wiradana pun sempat mengecek langsung ke TPA Suwung yang dikelola UPTD Sampah DKLH Provinsi Bali.
“Saat ini alat berat tersebut sedang diperbaiki yang memerlukan spare part dari Jakarta, mudah-mudahan bisa segera selesai perbaikan dan pengangkutan sampah bisa kembali normal,” ujar Alit Wiradana, mengharapkan.
Pemkot Denpasar pada intinya siap bersinergi dengan pemerintah provinsi guna mewujudkan penanganan sampah terintegrasi di Kota Denpasar. Sehingga upaya penanganan sampah terintegrasi di Kota Denpasar dapat terus dioptimalkan.
“Terkait kendala yang ada saat ini, Pemerintah Kota Denpasar secepatnya akan menjalin koordinasi dengan Pemprov Bali guna memaksimalkan penanganan sampah terintegrasi dan berkelanjutan yang selama ini telah berjalan di Kota Denpasar. Karena, penanganan sampah menjadi salah satu program prioritas Bapak Wali Kota,” ujar Alit Wiradana. (LE-DP)







