Sesuaikan Dengan Pedoman PKM 2022, Unud Gelar Updating Proposal PKM dan Coaching Clinic

Gelaran Updating bagi Proposal PKM Tahun 2022 yang dinyatakan Lolos dan Coaching Clinic secara daring melalui aplikasi Cisco Webex

Denpasar, LenteraEsai.id – Universitas Udayana menggelar Updating bagi Proposal PKM Tahun 2022 yang dinyatakan lolos dan Coaching Clinic secara daring melalui aplikasi Cisco Webex, Kamis (10/3/2022). Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi, Ketua dan Sekretaris USCC, Koorprodi S0 dan S1, reviewer, para dosen pembimbing dan mahasiswa.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unud Prof Ir Ngakan Putu Gede Suardana MT PhD IPU dalam sambutannya mengatakan PKM saat ini sudah meningkat menjadi 8 bidang dan ditambah PKM GFT dan PKM AI, di mana tentunya harus disiapkan dengan baik. Wakil Rektor mengapresiasi para Koorprodi atas konstribusinya meningkatkan jumlah proposal untuk PKM tahun 2022 sekitar 1.600 proposal dan saat ini masih diberikan kesempatan untuk memasukkan proposal yang baru.

Bacaan Lainnya

Jumlah yang sudah direview sekitar 732 proposal yang sudah dinyatakan layak untuk diloloskan, namun karena kuota yang menurun kini hanya 400 proposal ditambah 50 PKM GFT dan 50 proposal PKM AI. “Untuk itu kita harus mencari yang terbaik dan berkualitas dan harus dikawal oleh Wakil Dekan III dan Koorprodi, karena kita menargetkan meraih emas untuk tahun ini. Kali ini juga sudah disiapkan reviewer yang melekat untuk memantau proposal yang lolos sehingga meraih medali dan peran dosen pembimbing juga sangat menentukan,” ucapnya.

Wakil Rektor memimta Prodi dapat menganggarkan keberangkatan ke PIMNAS sehingga bisa bersama-sama menyaksikan ajang PIMNAS. Wakil Rektor juga meminta Prodi dapat memfasilitasi kebutuhan mahasiswa dalam proses upload proposal, termasuk konversi pengakuan SKS. PKM ini muaranya adalah MBKM dan juga ke IKU. Untuk itu agar benar-benar dikawal, di mana anggaran penunjang akan disiapkan oleh universitas. Semangat untuk meraih prestasi sangat diharapkan, katanya.

Materi updating usulan PKM sesuai pedoman PKM Tahun 2022 disampaikan oleh Ketua USCC Dr Ir I Ketut Sardiana MSi dengan moderator Dr Ni Luh Ramaswati Purnawan SS MKom selaku Sekretaris USCC. Dalam materi disampaikan bahwa PKM 2022 diarahkan untuk pencapaian IKU dan mendukung MBKM, di mana PKM tahun ini secara eksplisit harus di recognisi, karena tahun sebelumnya hanya 30 persen saja yang direcognisi sehingga Prodi turut hadir dalam updating kali ini untuk menentukan langkah berikutnya dan penyamaan persepsi.

Buku pedoman PKM 2022 juga mengalami perubahan dari pedoman sebelumnya seperti skema, pendanaan, kriteria dan lainnya. Kemudian ada perubahan kuota jumlah proposal untuk klaster perguruan tinggi dan penyempurnaan kebijakan pengelolaan. Sasaran IKU dan SKS konversi PKM berbasis MBKM. Sementara perubahan dari Pedoman PKM meliputi penambahan skema, biaya kegiatan, kuota per klaster dan teknis pelaksanaan, ujarnya.

Dalam materi juga dijelaskan mengenai jenis PKM dan muara kegiatannya, kuota PKM 2022 berdasarkan klaster untuk PKM 8 Bidang, AI dan GFT; kriteria PKM, dan timeline pengusulan PKM 2022. Narasumber juga menjelaskan terkait updating yang meliputi isian kelengkapan, isi utama, kriteria penulisan dan karakter skema PKM.  (www.unud.ac.id)

Pos terkait