Denpasar, LenteraEsai.id – WHDI Kota Denpasar menggelar kegiatan sosial yakni menyerahkan bantuan alat protokol kesehatan kepada 20 orang pedagang canang di Pasar Badung, Kota Denpasar, Jumat (18/2).
Kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT ke-234 Kota Denpasar dan memperingati hari jadi ke-34 WHDI Kota Denpasar, kata Sekretaris WHDI Kota Denpasar Luh Made Kusuma Dewi.
Menurutnya, dalam menghadapi pandemi saat ini alat protokol kesehatan sangat penting untuk mencegah penularan Covid-19. Bantuan alat protokol kesehatan yang diberikan berupa masker, sabun cuci tangan, dan hand sanitaizer.
Lebih lanjut Kusuma Dewi mengatakan,pemberian bantuan ini akan terus berlanjut pada 19 Pebruari mendatang, dan akan diberikan kepada 20 tukang ‘suwun’ barang dagangan yang ada di Pasar Badung. Tidak hanya itu, kegiatan yang sama juga menyasar pedagang canang dan tukang ‘suwun’ di Pasar Nyanggelan Desa Adat Panjer pada 25 Februari mendatang, Pasar Poh Gading pada 26 Februari mendatang, dan Pasar Waringin Anggabaya Penatih pada 5 Maret mendatang.
Dalam upaya pencegahan penularan Covid-19, serangkaian kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi protokol kesehatan untuk wanita Hindu yang melayani kebutuhan upakara umat Hindu. Dalam hal ini para pedagang canang dan tukang suwun.
Keberadaan pedagang canang yang mempunyai peran penting khususnya dalam memenuhi kebutuhan upakara bagi umat Hindu yang tidak pernah putus setiap harinya, menjadikan peluang ini sebagai salah satu sumber pendapatan bagi wanita Hindu untuk menunjang ekonomi keluarga, ujarnya
Mengingat seluruh rangkaian upacara agama di Bali baik besar ataupun kecil, selalu menggunakan canang dan tidak lengkap bila tanpa canang. Sehingga para pedagang canang selain mempunyai peran penting dalam bidang ekonomi, juga dalam mengukuhkan budaya dan agama.
Untuk itu, WHDI Kota Denpasar sebagai lembaga yang mewadahi aktivitas wanita Hindu tergerak untuk ikut memberikan motivasi kepada pedagang canang dan juga tukang suwun. “Pedagang canang menjadi perhatian kami WHDI terlebih dalam situasi pandemi saat ini kami ingin mengajak ibu-ibu pedagang canang dan juga tukang suwun yang ada di Pasar Badung untuk menjaga kesehatan, dengan mengikuti prokes,” kata Kusuma Dewi, sembari menambahkan bantuan alat Prokes ini difasilitasi oleh BPBD Kota Denpasar.
Ni Nyoman Sudarmi, salah seorang pedagang di Pasar Badung, mengucapkan terima kasih kepada WHDI Kota Denpasar atas bantuan alat prokes. Dengan bantuan ini kami berharap bisa selalu mentaati protokol kesehatan. (LE-DP)







