Kelurahan Kesiman Bangun Tempat Pembuangan Sampah yang Dihasilkan 210 KK

Denpasar, LenteraEsai.id – Sampah yang bertebaran tentu akan mengotori lingkungan sekitarnya dan berpotensi menimbulkan permasalahan baru ke depannya.

Sehubungan dengan ini, Wakil Wali Kota (Wawali) Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri upacara Melaspas Bangunan, Ngenteg Linggih sekaligus meresmikan Tempat Pembuangan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS3R) Bakti Pertiwi di Kelurahan Kesiman, Kota Denpasar, Senin (17/1).

Bacaan Lainnya

Peresmian juga tampak dihadiri Ketua DPRD Gusti Ngurah Gede, Penglisir Puri Kesiman AA Ngurah Kusuma Wardhana, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai, OPD terkait, Camat Denpasar Timur Wayan Herman, Bendesa Adat Kesiman Ketut Wisna, Lurah Kesiman Gusti Ayu Made Suryani serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan mendem dasar dan mendem pedagingan serta penandatanganan prasasti di kelurahan tersebut.

Wawali Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan masyarakat Kelurahan Kesiman karena bersama-sama berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan sampah yang ada di Kota Denpasar.

“Dengan adanya komitmen dari semua pihak dan masyarakat Kelurahan Kesiman, pembangunan TPS3R ini dapat berjalan lancar. Ke depan dengan pengolahan sampah metode 3R yakni Reduce Reuse Recycle selain bermanfaat bagi lingkungan juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga berpotensi terbukanya lapangan pekerjaan yang baru bagi masyarakat sekitar,” ujar Arya Wibawa.

Ketua KSM Bakti Pertiwi Wayan Jelantik mengatakan, pembangunan TPS3R di Kelurahan Kesiman berdiri di atas tanah milik Provinsi Bali seluas 15,25 are, di mana sekitar 8,6 are dibangun TPS3R dan sisanya masih digunakan sebagai lokasi peternakan sapi.

“Dengan kapasitas saat ini mampu melayani produksi sampah yang dihasilkan masyarakat sekitar 210 KK mencakup wilayah Kebonkuri Lukluk, Kebonkuri Tengah, Kebonkuri Kelod, Buana Anyar, Kebonkuri Mangku, dan Buaji Anyar yang ke depan akan terus ditingkatkan cakupan pelayanan wilayahnya,” ujar Jelantik.

Wayan Jelantik menegaskan, dengan adanya TPS3R ini diharapkan mampu memecahkan permasalahan sampah di Kota Denpasar khususnya di  Kelurahan Kesiman. “Kondisi TPA Suwung saat ini sudah semakin penuh. Dengan beroperasi TPS3R setidaknya mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Suwung,” ujar Jelantik.  (LE-DP)

Pos terkait