AdvertorialBangliHeadlines

Gubernur Bali Resmikan Pengoperasian Alun-alun Kota Bangli untuk Umum

Bangli, LenteraEsai.id – Gubernur Bali I Wayan Koster didampingi Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, meresmikan pengoperasian atau pemanfaatan Alun-alun Kota Bangli untuk kepentingan umum pada Rabu, 12 Januari 2022.

Peresmian Alun-alun Kota Bangli itu juga dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bali yang diwakili oleh I Nyoman Adnyana, Bupati Kelungkung I Nyoman Suirta, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, anggota Forkompimda Kabupaten Bangli, Sekda Kabupaten Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra, seluruh pimpinan OPD di jajaran Pemkab Bangli, Perbekel se-Kabupaten Bangli dan masyarakat umum lainnya.

Pengerjaan Alun-alun Kota Bangli menjadi seperti yang sekarang diresmikan, disebutkan menelan anggaran sebesar Rp21 miliar yang bersumber dari APBD Bangli tahun 2021. Suasana peresmian tampak berlangsung dengan cukup semarak.

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster bersama rombongan tiba di Alun-alun Bangli sekitar pukul 19.15 Wita. Saat itu, Gubernur bersama Bupati Sedana Arta langsung melakukan penandatangan prasasti peresmian Alun-alun yang kini menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Bangli.

Selanjutnya, Gubernur dan Bupati juga turut melakukan penandatanganan nota kesepakatan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan Alun-alun Kota Bangli. Setelah itu, dilanjutkan dengan meninjau berbagai fasilitas yang ada di Alun-Alun Kota Bangli.

Gubernur Wayan Koster dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas suksesnya pembangunan Alun-alun Kota Bangli. Gubernur juga mengaku komit mendukung sejumlah program pembangunan yang saat ini dirancang Pemkab Bangli. “Saya bangga dengan Pak Bupati, belum setahun jadi bupati tapi sudah bisa melakukan perubahan yang sangat cepat dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Bangli,” ungkapnya.

Gubernur menyebutkan, apa yang menjadi visi misi bupati telah mulai bisa diwujudkan menuju Bangli era Baru. “Saya bangga lapangan ini dapat ditata dengan baik dengan penataan mutifungsi, sehingga ini bisa menjadi icon Bangli dan perubahan mulai dapat dirasakan masyarakat,” ujar Gubernur Koster, penuh semangat.

Gubernur menilai Bupati Sedana Arta merupakan seorang pemimpin yang berani dan pekerja keras. “Ini contoh kepemimpinan yang baik untuk membangun Bali. Belum satu tahun sudah banyak gebrakan pembangunan yang dilakukan. Ini harus ditingkatkan ke depannya,” sebutnya.

Untuk itu, Gubernur Korter mengaku akan mendukung program pembangunan Bangli selanjutnya. Yang mana, di tahun 2022 akan mengelotorkan anggran BKK sebesar Rp 50 miliar. “Maunya kita beri lebih namun karena kondisi masih pandemi, maka hanya mampu Rp 50 miliar. Saya harap Pak Bupati bersabar dulu. Namun demikian kita tetap fasilitasi ke depannya,” ujarnya, menandaskan.

Menurut Gubernur, Bangli tidak bisa dibangun sembarangan, karena Bangli punya karakteristik spesifik. Bangli terdapat desa-desa kuno yang sangat kuat untuk dibangun menjadi kebanggan Bali. Selain itu, Gubernur juga mengaku terkesan dengan tari dan lagu Pucuk Bang yang menjadi maskot Kabupaten Bangli. Karena itu, bupati diminta untuk segera mengurus hak ciptanya.

“Bangli harus bisa menjadi kebanggan Bali. Maka tatakelonya harus baik tidak boleh sembarangan,” ujarnya, menekankan.

Sementara Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta pada kesempatan itu mengatakan, sebelum peresmian Alun-alun Kota Bangli diawali dengan pelaksanaan pecaruan Manca Kelud, Pengersiganaan, Pemelaspas Palinggih dan Alun-Alun serta Mepedagingan yang dipuput oleh dua orang sulinggih. Saat itu, dipentaskan tari rejang renteng secara massal yang diikuti seluruh ASN perempuan Pemkab Bangli. “Sebelum peresmian kita lakukan upacara guna melakukan pembersihan secara niskala,” katanya.

Terkait acara peresmian, jelas Bupati asal Desa Sulahan ini, pihaknya menyebarkan 750 undangan kepada seluruh tokoh masyarakat Bangli. Selain mengundang seluruh Perbekel, Bendesa dan seluruh komunitas se-Bangli, dalam peresmian Alun-Alun Kota Bangli juga mengundang Bupati Klungkung Nyoman Suwirta.

Selain itu pelaksanaan peresmian Alun-alun ini juga diselingi dengan pemberian penghargaan kepada Dr Ngakan Ketut Acwin Dwijendra ST MA sebagai perancang arsitek Alun-alun Kota Bangli dan perancang arsitek Gedung DPRD Kabupaten Bangli.

Sementara disinggung acara hiburan, kata dia, pascaopening dilanjutkan dengan berbagai kegiatan yang telah dijadwalkan akan dilaksanakan sampai hari Minggu (16/1/2021) mendatang. Di antaranya kegiatan kuliner, food court dan masyarakat juga semakin punya ruang hijau terbuka di kota untuk tempat rekreasi.

Pada kesempatan itu, Bupati Bangli juga mengimbau masyarakat yang hadir untuk selalu menerapkan prokes. “Penerapan prokes itulah satu-satunya cara mencegah penularan Covid-19, sehingga kita tidak perlu panik lagi. Terlebih kita sudah dua tahun melewati pandemi. Walaupun isu-isu virus Omicron masih ada, kita sekali lagi jangan panik. Tetap gunakan prokes,” ucapnya.

Berikutnya saat disinggung terkait target pembangunan selanjutnya,  Bupati mengatakan, semua perencanaan pembangunan sejatinya sudah diketok palu dalam APBD Bangli 2022, seperti pembangunan Pasar Singamandawa, Penataan Penelokan dan Jalan Hotmix. Yang paling besar adalah kelanjutan pembangunan RSUD Bangli.

“Selain itu, kita juga membangun Dragrace yang kemungkinan merupakan satu-satunya kabupaten kita yang berani untuk memfasilitasi agar kebut-kebutan liar ini tiada dan bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya dengan penuh kebanggaan. (LE-BL1)

Lenteraesai.id