Karangasem, LenteraEsai.id – Gempa bumi M=4.8 yang mengguncang Kabupaten Karangasem mengakibatkan kerusakan pada rumah-rumah warga. Selain rumah, gempa bumi juga mengakibatkan beberapa sekolah mengalami kerusakan, mulai dari yang ringan hingga berat.
Sekolah yang mengalami kerusakan tersebut jumlahnya mencapai puluhan dan tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Karangasem seperti Kubu, Bebandem dan Rendang.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karangasem I Wayan Sutrisna, saat dikonfirmasi, Senin (25/10/2021) mengatakan, jenjang sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa tersebut beragam mulai dari TK, SD hingga SMP.
“Kerusakannya juga beragam mulai dari kerusakan ringan seperti genteng terjatuh dan pecah hingga kerusakan sedang dan berat seperti plafon terlepas dan terjatuh hingga dinding sekolah retak,” kata Sutrisna.
Sutrisna menyebutkan, untuk TK terdapat 1 sekolah yang terdampak, 30 SD negeri 30, SMP negeri 7 dan SMP swasta 1. “Yang terbanyak tentu berada di Kecamatan Kubu untuk sekolah yang mengalami kerusakan,” katanya.
Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya juga sudah melakukan tindak lanjut dan langkah-langkah serta menginstruksikan ke setiap satuan pendidikan yang mengalami kerusakan ringan agar dapat membersihkan komponen yang terjatuh supaya tidak mengganggu. Dan komponen bangunan yang terjatuh seperti genteng dan plafon agar bisa diganti dengan menggunakan dana BOS.
Sedangkan untuk kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan sedang hingga berat, akan dimohonkan penanganannya melalui dana APBD, BKK, DID maupun DAK.
“Untuk sementara, bangunan gedung sekolah yang mengalami kerusakan berat tidak akan digunakan dalam proses belajar mengajar. Tapi pembelajaran tatap muka (PTM) tetap dilaksanakan dengan menggunakan shift dengan menggunakan ruang kelas yang masih bisa dimanfaatkan karena tidak semua ruang kelas mengalami kerusakan,” kata Sutrisna. (LE-Jun)







