Ganjil, Warga Selat Karangasem Meninggal Dunia di Atas Pohon Kelapa

Karangasem, LenteraEsai.id – I Nyoman Sumatra (50), penduduk Banjar Dinas Tukad Sabuh, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, secara mengejutkan ditemukan telah meninggal dunia di atas  sebatang pohon kelapa yang tumbuh di kebun di desanya pada Jumat, 8 Oktober 2021.

Kejadian yang menurut sejumlah kalangan cukup langka dan ganjil tersebut, membuat tidak sedikit warga masyarakat yang ada di sekitar lokasi kejadian dibuat geger dan mengaku keheranan.

Bacaan Lainnya

Di tengah kepanikan dan beragam celoteh yang muncul dari mulut warga, salah seorang keluarga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak terkait untuk secepatnya dilakukan evakuasi, yakni menurunkan jenazah Nyoman Sumatra dari atas pohon kelapa.

Tak lama berselang, puluhan personel dari sejumlah instansi seperti Pos SAR Karangasem, Pemadam Kebakaran, BPBD, PMI, TNI, Polri dan juga dari Puskesmas Selat, tiba di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah korban.

Plt BPBD Kabupaten Karangasem Ida Ketut Arimbawa saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mengerahkan empat anggota TRC BPBD menuju ke lokasi kejadian untuk berkoordinasi dengan Pos SAR Karangasem dan personel lainnya di lapangan, guna bersama-sama melakukan proses evakuasi.

“Laporan awal yang kami terima, menyebutkan bahwa korban diduga pingsan di rimbunan daun sebatang pohon kelapa. Namun setelah berhasil diturunkan dan diperiksa, tim medis menyatakan korban sudah meninggal dunia,” ujar Arimbawa dengan menambahkan, seketika itu juga pihak keluarga meminta jenazah korban untuk langsung dibawa ke rumah duka.

Sementara Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Karangasem I Gusti Ngurah Eka Widnyana yang ambil bagian dalam proses evakuasi korban mengatakan, pihaknya dan juga tim gabungan yang lain, sempat mengalami kesulitan untuk dapat mengevakuasi jenazah korban dari atas pohon yang tergolong cukup tinggi.

“Saat proses evakuasi kami sedikit mengalami kesulitan karena tingginya pohon kelapa dan juga rimbunnya kebun salak di sekitar lokasi kejadian. Tapi bersyukur setelah berjuang selama 1 jam, jenazah korban berhasil kami diturunkan,” kata Ngurah Eka sambil menyeka keringat.

Ditanya mengenai penyebab kematian korban yang tergolong ganjil yakni di atas pohon kelapa, Ngurah Eka mengaku belum dapat mengetahuinya secara pasti. “Maaf saya kurang tahu terkait penyebab kematian korban seperti itu,” ucapnya, menandaskan.

Demikian pula petugas kepolisian yang turun ke lokasi kejadian, senada mengatakan bahwa pihaknya masih harus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap faktor penyebab kematian korban.

Tidak hanya itu, polisi juga masih harus menyelidiki tentang motif atau tujuan Nyoman Sumatra memanjat pohon hingga kemudian ditemukan meninggal dunia di atas rimbunan daun atau pelepah dari pohon kelapa tersebut.  (LE-Jun) 

Pos terkait