Karangasem, LenteraEaai.id – Beberapa pelinggih dan tembok penyengker Pura Sendetan Karang Sari yang terletak di Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem hancur tertimpa pohon jenis lontar yang tiba-tiba tumbang pada Jumat (27/8/2021) sore.
Kapolsek Abang AKP I Kadek Suadnyana saat dikonfirmasi mengatakan bahwa bangunan suci yang hancur tertimpa pohon yang tumbang itu meliputi pelinggih piasan, sepasang candi, dua pelinggih apit lawang serta sebagian tembok penyengker pura.
“Pohon lontar yang tumbang sekitar pukul 15:00 Wita itu, diduga terjadi setelah angin bertiup kencang di wilayah tersebut. Selain itu, ada dugaan pohon juga sudah lapuk pada bagian pangkal dan perakarannya,” ujar AKP Suadnyana.
Pura Sendetan Karang Sari selama ini diketahui diempon oleh sebanyak 18 kepala keluarga (KK). Di mana pihak pengempon pura menyatakan sudah mengikhlaskan adanya kerusakan sejumlah pelinggih dan tembok penyengker yang hancur akibat peristiwa alam tersebut.
“Bersyukur tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, selain kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta,” kata AKP Suadnyana, menjelaskan.
Sementara itu, Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Karangasem Ida Ketut Arimbawa yang dihubungi terpisah mengatakan, penangan pohon yang tumbang tersebut telah dilakukan secara gotong royong oleh pihak pengempon pura bersama anggota Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Desa Bunutan dan masyarakat setempat.
“Saya ucapkan terima kasih karena pohon yang tumbang tersebut sudah dapat ditangani secara gotong royong, sehingga kondisi di lokasi kejadian dilaporkan sudah kembali kondusif,” kata Arimbawa, menambahkan. (LE-Jun)







