Tampung Warga Positif Covid-19, Denpasar Tambah Dua Tempat Isoter

Penjemputan pasien positif Covid-19 untuk dibawa ke Isoter di Denpasar

Denpasar, LenteraEsai.id – Pemerintah Kota Denpasar melakukan langkah gerak cepat guna mengatasi masih tingginya angka warga yang terpapar Covid-19 di wilayah setempat, sehingga setiap pasien nantinya mendapatkan penanganan yang maksimal.

Untuk menampung warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 agar tidak melakukan Isoman, Denpasar kembali menambah 2 tempat isolasi terpusat (Isoter) yang terbaru, yakni satu hotel di kawasan Sanur dengan kapasitas 350 tempat tidur, dan sebuah Asrama BPSDM di wilayah Sesetan dengan kapasitas 60 tempat tidur.

Bacaan Lainnya

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai mengatakan, penambahan 2 Isoter baru ini untuk menampung masyarakat yang terpapar Virus Corona atau Covid-19 yang jumlahnya terus bertambah. Sebelumnya sudah ada 7 Isoter.

Hal tersebut diungkapkan Dewa Gede Rai saat diwawancarai Minggu, 15 Agustus 2021 di Kantor Wali Kota Denpasar. Oleh karenanya, pihaknya akan mengarahkan Isoman untuk melakukan isolasi terpusat (Isoter). “Kami akan segera arahkan Isoman ke Isoter sesuai arahan Menteri Marves dan Kapolri,” kata Dewa Rai.

Untuk pelaksanaan isolasi terpusat per hari ini, lanjutnya, pihaknya sudah menambah dua tempat isolasi yakni salah satu hotel di Sanur dan Balai Diklat BPSDM yang berada di Jalan Raya Sesetan.

Di mana untuk hotel di kawasan Sanur memiliki kapasitas 350 tempat tidur, sementara di Balai Diklat BPSDM sebanyak 60 tempat tidur. Pihaknya mengaku secara bertahap akan memindahkan Isoman ke tempat Isoter.

“Ini kami utamakan yang positif kemarin dan hari selanjutnya. Kami fokus pada kasus yang baru,” katanya.

Sementara itu, dari seribu-an jumlah OTG GR yang menjalani isolasi mandiri, kebanyakan sudah menjalani isolasi lebih dari 7 hari.

Selain dua tempat Isoter yang baru tersebut, Pemkot Denpasar sebelumnya juga sudah memiliki 7 tempat Isoter.

Di mana kapasitas tempat tidur untuk 7 tempat Isoter ini tercatat 928 tempat tidur. Sehingga total tempat tidur pada tempat isolasi sebanyak 1.348 unit. Terkait tingkat hunian masing-masing tempat Isoter ini rata-rata telah mencapai 80 sampai 90 persen.  (LE-DP)

Pos terkait