Kurangi Mobilitas Masyarakat, Polres Karangasem Lakukan Penyekatan Secara Serentak

Karangasem, LenteraEsai.id – Mengingat mobilitas warga yang masih cukup tinggi, membuat Polres Karangasem secara serentak melaksanakan penyekatan di pos-pos yang ada pada Kamis (8/7), guna mengurangi dan menekan mobilitas masyarakat.

Ada beberapa pos-pos penyekatan yang telah dibentuk, di antaranya pos di perbatasan Yeh Malet, Manggis, Patung Salak, Jasri, depan Polsek Padangbai, areal Pelabuhan Padangbai, Jalan Bukit Jambul, Simpang Balai Pegat Rendang, depan wantilan Pura Puseh Banjar Lebu Gede, Desa Lokasari, Kecamatan Sidemen dan Pos Tianyar Kecamatan Kubu.

Bacaan Lainnya

Penyekatan yang digelar sejak pukul 06.00 Wita hingga batas waktu sesuai dengan kebutuhan di lapangan, dilakukan petugas dengan memeriksa arus kendaraan, orang dan barang guna menekan angka penularan Covid-19 berkaitan dengan PPKM Darurat.

Dalam giat penyekatan tersebut Polres Karangasem bersinergi dengan Satpol PP Karangasem, Dinas Perhubungan Karangasem serta unsur TNI.

Bahkan pada giat penyekatan di simpang tiga Patung Salak Desa Jasri, Kecamatan Karangasem, tampak dihadiri Bupati Karangasem I Gede Dana, Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta, Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf Bima Santosa, Kajari Karangasem Aji Kalbu Pribadi dan Ketua Pengadilan Amlapura I Wayan Suartha.

Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini mengatakan, giat penyekatan yang dilakukan personel Polres Karangasem bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Karangasem adalah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Penyekatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam menekan penyebaran Covid-19, mengingat mobilitas masyarakat masih dinilai cukup tinggi saat pemberlakuan PPKM Darurat kali ini.

“Kami menyekat masyarakat yang bepergian tanpa tujuan yang pasti. Seharusnya mereka di rumah malah keluar jalan-jalan. Ini akan kami putar balikkan. Begitu juga masyarakat yang tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksin dan tujuan yang jelas masuk ke wilayah Karangasem, akan kami putar arahkan pula,” kata AKBP Suartini, tegas.

Selain melakukan penyekatan, kegiatan vaksinasi di masing-masing desa tetap dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19. “Giat vaksinasi untuk warga masyarakat yang berusia 18 tahun ke atas terus dilakukan,” ucapnya.

“Untuk memastikan giat vaksinasi dan juga penyekatan berjalan aman dan lancar, saya selalu meluangkan waktu datang ke lokasi-lokasi untuk melakukan pengecekan di lapangan,” kata AKBP Suartini, Srikandi Gumi Lahar yang dikenal lincah dan trengginas.  (LE-Jun)

Pos terkait