Karangasem, LenteraEsai.id – Salah satu program Tentara Menunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-111 tahun 2021, ditetapkan dengan akan dibangunnya sebuah jembatan penghubung yang mulai dilaksanakan pada 15 Juni sampai dengan 14 Juli 2021.
Jembatan tersebut akan dibangun di Desa Adat Bukit Galah, Banjar Dinas Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.
Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf Bima Santosa saat menggelar coffee morning bersama awak media massa pada Rabu (9/6) pagi mengatakan, pembangunan jembatan ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Jadi jika pembangunannya dimulai sejak tanggal yang telah ditentukan, diduga kuat waktunya tidak akan cukup.
“Oleh sebab itu, kami sudah melakukannya sejak giat pra TMMD, supaya pembangunan jembatan tersebut bisa selesai tepat waktu. Karena hanya diberikan waktu satu bulan saja,” kata Letkol Bima Santosa didampingi Kapenrem 163/Wirasatya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia.
Dalam pelaksanaan program TMMD kali ini tidak hanya melibatkan anggota TNI, tapi juga unsur Polri dan pemerintah daerah termasuk masyarakat, khususnya yang bermukim di desa tempat dilangsungkannya kegiatan.
“Jadi program TMMD kali ini memang dilaksanakan oleh semua komponen, bukan hanya anggota TNI saja. Karena di sanalah bentuk kebersamaan dan kemenunggalan kita,” kata Bima Santosa, menjelaskan.
Sementara itu, Bendesa Adat Bukit Galah Putu Suyasa mengaku sangat mengapresiasi kegiatan TMMD yang akan membuat sebuah jembatan penghubung di desanya, yang selama ini sangat diidamkan masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan TMMD ini, karena dengan adanya jembatan nantinya akses masyarakat jadi sangat terbantu, terutama untuk anak-anak yang ingin pergi-pulang bersekolah di dusun tetangga,” kata Putu Suyasa, penuh semangat. (LE-Jun)







