Kalangan Perbekel Antusias Sambut Layanan Antar-Jemput Pasien di Karangasem

Karangasem, LenteraEsai.id – Kalangan perbekel di sejumlah kecamatan di Kabupaten Karangasem menyambut dengan penuh antusias bahkan siap terjun menjadi ujung tombak guna kelancaran program pelayanan antar- jemput pasien (AJP) ke rumah sakit atau puskesmas.

Program antar-jemput bagi pasien di wiilayah Bali bagian timur itu kini mulai memasuki tahap sosialisasi di masyarakat. Menariknya, Bupati Karangasem I Gede Dana terjun langsung atau ‘turun gunung’ ke kawasan pemukiman penduduk.

Bacaan Lainnya

Mantan Ketua DPRD Karangasem itu terjun ke pemukiman penduduk di sejumlah kecamatan Kabupaten Karangasem untuk memastikan program AJP benar-benar dapat dilakukan secara matang, sebelum nantinya terealisasi di masyarakat.

Bupati Dana yang didampingi beberapa stafnya, pada Senin (7/6) tampak terjun ke sejumlah desa di empat kecamatan, yakni Kubu, Abang, Bebandem dan Kecamatan Karangasem untuk melakukan penelusuran dan sosialisasi atas program yang menjadi unggulan dalam kepemimpinannya itu.

Mendengar pemaparan dari Bupati Dana, para perbekel di masing-masing desa yang dikunjungi senada menyatakan sangat antusias menyikapi program yang menjadi idaman masyarakat tersebut. Mereka juga meyakini program tersebut akan sangat meringankan beban warga miskin di pedesaan dalam mengakses pelayanan kesehatan. 

“Program yang Bapak Bupati gagas ini sangat bagus. Kami ingin program ini segera terealisasi. Sebagai perbekel, kami siap jadi ujung tombak pemerintah dalam mensukseskan pelayanan ini hingga ke masyarakat,” ucap Perbekel Desa Ban, I Gede Tamu Sugiantara di hadapan bupati dan rombongan.

Hal senada juga disampaikan Perbekel Purwakerti Nengah Karyawan, yang mengaku sangat gembira menyambut program tersebut, karena pelayanan ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat banyak. 

“Kami ingin masyarakat kami mendapat pelayanan dengan baik. Perbekel se-Kecamatan Abang siap mendukung program ini,” ujarnya, penuh semangat.

Sementara Perbekel Bebandem I Gede Partadana yang sekaligus juga menjabat Ketua Forum Perbekel Kabupaten Karangasem, menyatakan bahwa program AJP merupakan gagasan yang sangat luar biasa. Dirinya mewakili forum perbekel, sangat mengapresiasi sekaligus siap mendukung program untuk warga kurang mampu tersebut.

Bupati Dana menyadari bahwa untuk merealisasikan program ini dipastikan memiliki tantangan sendiri. Di samping terbentur anggaran akibat kondisi pandemi Covid-19, juga beberapa wilayah dengan medan berat dan ‘blank spot’ akan menjadi tantangan tersendiri.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya masih harus melakukan kajian dan evaluasi yang lebih seksama guna penyempurnaan layanan AJP yang rencananya mulai diluncurkan pada 22 Juni mendatang, bertepatan dengan HUT ke-381 Kota Amlapura.

“Tidak ada warga masyarakat yang mau lahir menjadi orang miskin. Sudah miskin, layanan kesehatan juga buruk. Oleh sebab itu, mari kita cari solusinya bersama-sama, karena jabatan yang kita miliki juga berkat pilihan masyarakat. Di sinilah peran kita dalam melayani mereka dengan baik,” ujar Bupati Dana di hadapan para perbekel, menekankan.  (LE-Jun) 

Pos terkait