Klungkung, LenteraEsai.id – Warga di sekitar Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung dihebohkan dengan penemuan ikan hiu tutul (Paus rynocodontypus) yang terdampar di pantai tersebut pada Jumat, 7 Mei 2021 sekitar pukul 16.30 Wita.
Awalnya, ikan jenis hiu tersebut ditemukan oleh Bhabinkamtibmas I Wayan Sudarma bersama beberapan warga, dan tak lama kemudian ramai masyarakat berdatangan.
Melihat itu, Bhabinkamtibmas I Wayan Sudarma bersama warga berupaya menyelamatkan kelangsungan hidup ikan tersebut dengan menarik dan mendorongnya ke tengah laut, namun tidak berhasil. Lagi-lagi ikan ‘kampih’ ke pinggir pantai dihalau gelombong.
Cukup lama dan berulang-ulang upaya itu dilakukan namun tidak juga membuahkan hasil, akhirnya keesokan harinya pada Sabtu (8/5) pagi ikan malang itu ditemukan sudah tak lagi bernyawa.
Tak Miliki Sirip
Atas kejadian tersebut, Kapolres Klungkung AKBP Bina Aria Viyasa SIK SH MH bersinergi dengan Balai Pengelola Sumber Daya Pesisir dan Laut, datang melakukan pemeriksaan secara fisik atas ikan tersebut sebelum dilakukan penguburan.
Ternyata, dari hasil pemeriksaan petugas dikatahui bahwa ikan hiu tutul tersebut sudah tidak lagi memiliki sirip dan bagian ekor. “Ya..ikan diketahui sudah tidak miliki sirip dan bagian ekornya,” kata Kapolres Aria Viyasa.
Namun demikian, kaik Kapolres maupun pihak Balai yang turun melakukan pemeriksaan belum dapat menjelaskan penyebab hilangnya sirip dan ekor pada ikan hiu tersebut, karena masih harus dilakukan penyelidikan lebih lanjut di lapangan.
Untuk tidak menebarkan bau busuk serta menjadi sumber penyakit dan mencemari lingkungan pesisir, tim TNI dan Polri yang turun ke lokasi temuan memutuskan untuk mengubur bangkai hiu itu di kawasan Pantai Tegal Besar.
Terhadap fenomena alam tersebut, Kapolres menyebutkan, ikan besar terdampar sesungguhnya sudah sering terjadi di beberapa wilayah di pesisir pantai di Bali dan daerah lain di Nusantara.
Sehubungan dengan itu, Kapolres mengimbau masyarakat pesisir jika mengetahui atau menemukan kejadian serupa, hendaknya secepatnya melaporkan kepada yang berwenang, sehingga secepatnya mungkin juga bisa dievakuasi untuk diselamatkan. (LE-KL)







