Diduga Korsleting Listrik, Rumah Beserta Isinya Ludes Terbakar di Nongan Karangasem

Nongan, LenteraEsai.id – Sebuah rumah tinggal berikut segala isinya ludes terbakar di Banjar Dinas Nongan Kaler, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem pada Sabtu dini hari, 10 April 2021.

Musibah yang terjadi di hari yang masih dalam kondisi gelap gulita itu, menyusul mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui BPBD dan Dinas Sosial Karangasem.

Bacaan Lainnya

Kebakaran rumah pada Sabtu (10/4) dini hari sekitar pukul 00:30 Wita, terjadi saat pemilik rumah I Dewa Komang Sudiartama sekeluarga sedang tertidur lelap. Begitu terbangun karena merasa tersengat hawa panas, pemilik rumah melihat api sudah melahap bagian plafon rumah.

Lidah api yang terus merambat ke bagian bangunan yang mudah terbakar, dalam waktu yang tidak terlalu lama kobaran si jago merah sudah menguasai seluruh banguann tempat tinggal tersebut. Tergolong beruntung, seluruh penghuni rumah secepatnya bisa menyelamatkan diri.

Kalaksa BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa yang datang langsung ke lokasi kejadian untuk menyalurkan bantuan menyatakan, seluruh bangunan rumah beserta isinya ludes terbakar.

Tidak ada barang yang bisa diselamatkan sehubungan api merambat dengan begitu cepat, di samping kejadiannya berlangsung pada malam atau dini hari. 

“Dari keterangan pemilik rumah, percikan api yang kemudian menimbulkan musibah tersebut diduga berasal dari adanya korsleting aliran listrik,” ujar Kalaksa Arimbawa.

Adapun jenis bantuan yang diberikan, antara lain dari BPBD Karangasem berupa terpal, air mineral, selimut, matras, beras, paket sandang, paket kebersihan, family kit dan minyak goreng.

Sedangkan dari Dinas Sosial Karangasem berupa beras premium, minyak goreng, mie instan, food ware, tenda gulung, tempat nasi dan sendok nasi.

Penyerahan bantuan yang dilakukan oleh pihak BPBD dan Dinas Sosial Karangasem, diterima langsung oleh korban yang terkena musibah, disaksikan Kasi Trantib Karangasem, Kadus dan masyarakat setempat.

“Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat meringankan beban bagi keluarga korban yang terkena musibah,” kata Kalaksa Arimbawa, menyampaikan.

Musibah tersebut tidak tercatat menelan korban jiwa maupun luka-luka, terkecuali bangunan rumah berserta isinya yang berubah menjadi abu dan arang. Mengenai angka kerugian, belum dapat dipastikan karena masih dalam penghitungan yang lebih seksama.  (LE-Jun) 

Pos terkait