Karangasem, LenteraEsai.id – I Wayan Nuri Astawa (34), penduduk Banjar Dinas Suluban, Desa Seraya Barat, Kecamatan dan Kabupaten Karangasem, adalah kernet mobil boks yang meninggal dunia setelah mobilnya ringsek tertimpa sebatang pohon yang tumbang.
Nuri Astawa tewas ketika lewat di jalur jalan raya Selat-Sibetan pada Minggu (28/2) lalu, di mana mobil yang ditumpanginya tiba-tiba dihantam sebatang pohon yang tumbang dan langsung menindih bagian depan kendaraan boks pengangkut beras itu.
Kejadian tersebut mengetuk hati pengurus Partai Golkar Karangasem untuk datang menjenguk korban ke rumah duka pada Senin (1/3), sembari menyerahkan bantuan bersama Tim Tanggap Bencana Partai Golkar, AMPG dan KPPG, yang juga didampingi beberapa anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD Karangasem.
“Kami turut berbela sungkawa yang sebesar-besarnya atas musibah yang dialami oleh keluarga korban. Ini hanya sekedar bantuan sebagai komitmen kepedulian kemanusiaan dari Partai Golkar Karangasem, dan mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” kata Ketua DPD Partai Golkar Karangasem I Gusti Ngurah Setiawan, di hadapan keluarga korban di rumah duka.
Pada kesempatan tersebut, Gusti Setiawan berharap pemerintah daerah dapat segera bertindak dengan melibatkan dinas terkait mencari solusi terbaik dalam mengatasi pohon-pohon perindang yang banyak tumbuh di pinggir-pinggir jalan.
“Khususnya pohon yang tumbuh di pinggir-pinggir jalan, belakangan ini sudah banyak yang telah berusia tua, dan bagian perakarnya juga sudah banyak yang lapuk hingga tidak menutup kemungkinan sewaktu-waktu bisa tumbang,” ucapnya.
Pohon yang sudah termakan usia, ditambah lagi bagian pangkalnya tergerus air akibat hujan yang terus mengguyur deras, besar kemungkinannya menjadi rebah setelah tertiup angin yang cukup kencang.
Mengingat itu, Gusti Setiawan mengaharapkan pemerintah daerah secepatnya dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna menghidari jatuhnya korban berikutnya akibat pohon tua yang tiba-tiba tumbang.
“Saya berharap di jalur Sibetan-Selat yang banyak terdapat pohon tua, segera dikoordinasikan dengan dinas terkait untuk secepatnya dapat ditindaklanjuti, sehingga tidak sampai terjadi lagi korban berikutnya,” kata Gusti Setiawan, menandaskan.
Sementara itu dari pihak keluarga korban sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh Partai Golkar Karangasem tersebut.
“Saya dari pihak keluarga sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan terhadap keluarga kami, dan semoga untuk ke depannya Partai Golkar menjadi semakin jaya dan sukses,” ujar I Made Masdita yang merupakan ayah kandung dari korban Nuri Astawa. (LE-Jun)







