judul gambar
DenpasarHeadlines

Barang Bukti Narkotika Senilai Rp 8,7 Miliar Dimusnahkan Kejari Denpasar

Denpasar, LenteraEsai.id – Sebanyak 4,1 kilogram sabu-sabu dan beberapa jenis narkotika lainnya senilai Rp8,7 miliar, dimusnahkan pihak Kejaksaan Negeri Denpasar, Rabu (2/12) pagi.
Narkotika seharga miliaran itu merupakan barang bukti dari 400 perkara pidana yang belakangan ini ditangani Kejari Denpasar.
“Barang bukti kami musnahkan setelah memiliki kekuatan hukum tetap yang telah diputus oleh Pengadilan Negeri Denpasar,” kata Kepala Kejari Denpasar Luhur Istighfar, di Kantor Kejari Denpasar.
Ia menjelaskan, pemusnahan barang bukti kali ini merupakan periode kedua, di mana sebelumnya di bulan Juli 2020 Kejari Denpasar juga telah melakukan pemusnahan barang yang sama.
Namun demikian, jika dibanding periode sebelumnya, kali ini barang bukti yang dimusnahkan jauh menurun, di antaranya karena masih banyak kasus yang belum selesai disidang, ucapnya.
“Ini kan banyak sidang ditunda karena ada tahanan yang positif Covid-19 seperti di Polresta Denpasar dan LP Kerobokan. Jadi hal itu salah satu faktor yang membuatĀ  menurunnya barang bukti dibandingkan dengan periode sebelumnya,” tuturnya.
Saat ditanya wartawan apakah menurunnya wisatawan yang datang ke Bali juga berpengaruh dengan turunnya kasus narkotika, Kajari Luhur tidak memungkiri, karena itu bisa saja terjadi.
“Saya tidak bisa menganalisa apakah turunnya jumlah wisatawan juga berpengaruh dengan turunnya kasus narkotika. Tapi setidaknya mungkin pasarnya ada di wisatawan, dan sekarang wisatawan sepi sehingga terjadi penurunan,” katanya, menjelaskan.
Kajari Luhur berharap kasus pelanggaran narkoba terus meturun. Jangan sampai nanti setelah kunjungan wisatawan dibuka kembali, kasus narkoba akan naik lagi. “Karena kalau dari jumlah angka, tahun lalu senilai Rp25 miliar, sekarang hanya Rp8,7 miliar. Jadi penurunan cukup signifikan,” ujarnya mengungkapkan.
Barang bukti yang pagi itu dimusnahkan berupa sabu-sabu seberat 4,1 kilogram, ganja 937,17 gram, ekstasi 992 butir, kokain 28,02 gram, hasish 7,53 gram, dan pil koplo 1.316 butir.
Selain itu, dimusnahkan pula barang bukti yang ada kaitannya dengan kasus narkotika sebanyak itu, seperti handphone berbagai merk 122 unit, timbangan elektrik 54 buah dan alat hisap sabu-sabu atau bong 116 buah. (LE-PN)
Lenteraesai.id