Denpasar, LenteraEsai.id – Gubernur Bali Wayan Koster yang sempat mengajukan bantuan, akhirnya direspon Kementerian Kesehatan RI dengan menyerahkan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis dan ventilatior untuk penanganan Covid-19 di Bali.
Bantuan dari Kemenkes tersebut diserahkan oleh Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Tata Kelola Pemerintahan Daniel Tjen, diterima Gubernur Koster di kediaman Gubernur Bali Jayasabha Denpasar, Senin (5/10/2020).
Di sela-sela acara penyerahan, Gubernur Koster mengatakan, sejauh ini pemerintah pusat sangat peduli pada penanganan Covid-19 di Pulau Dewata.
“Mewakili masyarakat Bali, kami ucapkan terima kasih atas bantuan yang akan sangat bermanfaat bagi penanganan pandemi Covid-19 di Bali. Semoga pandemi ini bisa segera berakhir,” ujar Gubernur Koster.
Sementara itu, Daniel meminta para dokter dan perawat hendaknya memperhatikan panduan penanganan pasien Covid-19 yang disusun Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Panduan itu, kata dia, dibuat merujuk pada ketentuan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Dengan adanya panduan itu, kata Daniel, pasien Covid-19 di manapun berada, akan mendapat penanganan dan obat yang sama.
“Dari ujung barat sampai ujung timur, penanganan pasien Covid-19 akan sama,” ujarnya, menjelaskan.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Daniel Tjen ke Bali pada 18 September lalu. Ketika itu, Gubernur Koster sempat menyampaikan permohonan bantuan untuk penanganan Covid-19 di Bali yang belum ada tanda-tanda akan secepatnya mereda.
Bermula dari pengajuan itulah, akhirnya pihak Kemenkes tiba lagi di Pulau Dewata dengan memboyong sejumlah bantuan untuk masyarakat Bali.
Bantuan yang diberikan di antaranya berupa 25 unit ventilator, 24 ribu buah masker kain, 2.000 buah masker medis, 10.100 buah alat pelindung diri (APD) Coverall, 1.000 alat rapid test, 20 buah optiflow serta buku panduan penanganan pasien Covid-19. (LE-DP1)







