Wayan Koster: Gede Dana Sosok yang Tidak ‘Kene-keto’, Tepat Pimpin Karangasem

Karangasem, LenteraEsai.id – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali I Wayan Koster menghadiri acara kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem nomor urut 01, Gede Dana-Artha Dipa yang berlangsung di Wantilan Banjar Bukit Pawon, Desa Buana Giri, Kabupaten Karangasem, Sabtu, 3 Oktober 2020.

Wayan Koster yang juga Gubernur Bali menyatakan bahwa dirinya sudah lama mengikuti karir serta perjalanan hidup Gede Dana sebagai kader partai. Mulai dari duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Karangasem hingga menjadi Ketua DPRD Karangasem, sehingga mengenal baik bagaimana sosok Gede Dana.

Bacaan Lainnya

“Ketika saya maju di Pilgub Bali dua tahun lalu, di Buana Giri suara saya menang. Sekarang saya minta Gede Dana juga menang di sini, agar nanti memimpin Karangasem. Sehingga bisa mengimplementasikan visi misi Nangun Sat Kertih Loka Bali menuju Bali Era Baru,” ujar Wayan Koster, bersemangat.

Ke depan, lanjut Koster, pihaknya berharap dapat berbuat untuk Karangasem. Antara lain, penataan kawasan suci Besakih, serta Pura Lempuyang akan dibuatkan jalur baru. Begitu pula Pura Andakasa, Pura Silayukti dan sejumlah bangunan suci lainnya di Karangasem, akan mendapat perhatian tersendiri.

Untuk mewujudkan semua itu, lanjut Wayan Koster, perlu seorang pemimpin yang lurus dan fokus di Bali, termasuk di Karangasem. “Dan pasangan Gede Dana-Artha Dipa adalah sosok yang tepat untuk membangun Karangasem yang lebih baik.” ucapnya.

“Gede Dana itu polos, sing kene keto, lempeng, sing misi kene keto. Ini pemimpin tepat yang dibutuhkan di Karangasem. Jadi pada tanggal 9 Desember mendatang,  pilih nomor 01, pasangan Gede Dana- Artha Dipa,” ujarnya lantang, disambut tepuk tangan hadirin.

Pada kesempatan itu, calon Bupati Karangasem I Gede Dana tak lupa mengingatkan warga untuk tetap memegang teguh protokol kesehatan, mengingat pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda akan secepatnya mereda.

“Jangan sampai ada klaster kampanye, agar Karangasem lepas dari zona merah Covid-19,” ujarnya, mengingatkan.

Mengenai visi misi bila nanti terpilih sebagai bupati, Gede Dana mengatakan akan selalu selaras mengacu pada visi ‘Nangun Sat Kertih Loka Bali menuju Bali Era Baru, yang mengandung nilai luhur.

“Selain visi misi ‘Nangun Sat Kertih Loka Bali’, nantinya juga akan saya perkuat dari sisi nilai-nilai lokal atau kearifan lokal Karangasem, sehingga segalanya menjadi tetap terjaga. Inilah yang akan saya teguhkan jika nanti, Astungkara terpilih menjadi Bupati Karangasem,” ujar Gede Dana, diiringi tepuk tangan puluhan warga dan tokoh adat Desa Buana Giri. (LE-KR1)

Pos terkait