Denpasar, LenteraEsai.id- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali per hari Rabu, 29 Juli 2020.
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra di Denpasar, Rabu (29/7) petang mengatakan, jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 kini menjadi 3.310 orang, bertambah 61 orang transmisi lokal.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat angka kesembuhan pasien Covid-19 terus naik. Hari ini total pasien yang sembuh sebanyak 2.711, bertambah 84 orang terdiri atas 82 transmisi lokal dan 2 PPDN. Angka tersebut menunjukkan persentase kesembuhan yang mencapai 81,90 persen.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali hari ini kembali mencatat nihil kasus pasien meninggal dunia, sehingga data mencatat 48 pasien Covid-19 yang meninggal atau sebesar 1,45 persen
Sedangkan untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di ruang Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering, terhitung sebanyak 551 prang terdiri atas 548 WNI dan 3 WNA.
Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali menyebutkan, angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal, yang secara komulatif sebanyak 2.920 orang terdiri atas 2.908 WNI dan 12 WNA.
“Meskipun data kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan, namun kami tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga,” ucapnya.
Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.
“Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” kata Dewa Indra, menekankan. (LE-DP1)







