HeadlinesKlungkung

Ketut Suadnyana, Dari Guru Berlabuh Jadi Kabag Protokol dan Komunikasi Pemkab Klungkung

Semarapura, LenteraEsai.id – I Ketut Suadnyana, pria kelahiran Karangasem 23 Desember 1965, merupakan seorang yang penuh dengan prestasi akademik saat masih duduk di bangku sekolah maupun kuliah. Bahkan saat masih menjadi guru pun sempat menorehkan prestasi sebagai juara 3 guru paling berprestasi se-Bali pada tahun 2006.

Anak dari pasangan I Ketut Wenten Sari dan Ni Nengah Blasin Sari itu dikenal memiliki kepribadian yang ulet, tekun dan disiplin tinggi, serta sempat bercita-cita menjadi seorang polisi.

“Dulu saya sempat punya cita-cita menjadi seorang polisi, tapi orang tua tidak setuju,” kata I Ketut Suadnyana saat ditemui di Semarapura, Senin (29/6/2020).

I Ketut Suadnyana yang tinggal di Banjar Pangitebel, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem itu mengawali pendidikan di SDN 2 Antiga dan tamat pada tahun 1980. Karena mempunyai prestasi yang sangat baik akhirnya Suadnyana melanjutkan pendidikan ke SMPN 2 Amlapura, dan tamat tahun 1983.

Setaman SMP, Suadnyana melanjutkan sekolah ke SMAN 1 Amlapura dan tamat pada tahun 1986. Selama itu pula ia selalu menorehkan prestasi akademik yang cukup gemilang.

Setelah tamat SMA itulah Suadnyana berkeinginan untuk mendaftar menjadi sorang anggota Polri, namun tidak mendapat restu dari kedua orang tuanya. Akhirnya, diputuskan untuk melanjutkan pendidikan D3 di STKIP Singaraja dengan mengambil jurusan ilmu kimia.

“Setelah tamat D3 saya sempat menjadi guru honor di SMA Saraswati Denpasar selama satu tahun,” katanya, mengenang.

Beberapa tahun mengabdi menjadi guru honorer, Suadnyana diangkat menjadi PNS dan langsung ditempatkan cukup jauh dari tanah kelahiran, yakni di SMAN 2 Poso, Sulawesi Tengah. Di tempat baru, ia mendapat tugas sebagai guru kimia selama empat tahun, dari 1990 sampai 1994.

“Selama bertugas di Poso, saya juga sempat ditunjuk sebagai Ketua PHDI Kabupaten Poso,” katanya dengan sorot mata mulai menerawang jauh.

Setelah empat tahun jauh dari orang tua dan tanah kelahiran, akhirnya kembali ditarik untuk bertugas di Bali, tepatnya di SMAN 2 Klungkung yang sekarang berubah menjadi SMAN 1 Dawan.  

Selama mengajar di SMAN 2 Klungkung yang dilakoninya hingga tahun 2009,  Suadnyana kembali melanjutkan pendidikan S-1 di Universitas Terbuka (UT) dan S-2 di Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar.

Pada tahun 2010, Suadnyana diangkat menjadi Kepala Sekolah SMAN 1 Banjarangkan yang dijalaninya selama dua tahun, tepatnya sampai tahun 2012.

Setelah itu, Suadnyana dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) dari tahun 2012 sampai 2016, dan kemudian dipromosikan menjadi Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung.

Selama kurang dari setahun menjabat Kabid Dikdas, Suadnyana kembali mendapat promosi pada tahun 2017, dan langsung dilantik sebagai Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) dan Protokol Pemkab Klungkung, yang sejak 3 Januari 2020 berubah menjadi Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Klungkung sampai sekarang.

Selama menjabat sebagai Kabag Protokol dan Komunikasi, Suadnyana mengaku sangat enjoy dan totalitas dalam bekerja, dan tentu sesuai dengan tugas dan arahan yang diberikan oleh pimpinan.

“Karena apapun pekerjaan kita harus dilakukan dengan enjoy dan totalitas. Masalah kekurangan yang kita miliki tentu tidak bisa dilepaskan dari kita semua, karena kita hanya manusia biasa yang tidak sempurna,” katanya.

Bertugas di Bagian Protokol dan Komunikasi yang memiliki kedekatan dengan banyak masyarakat dan jurnalis itu, dituntut untuk selalu sehat, apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini harus selalu mengedepankan protokol kesehatan agar senantiasa selalu bisa memberikan informasi terbaru kepada masyarakat tentang pembangunan maupun program-program yang dilakukan oleh pimpinan.

Suadnyana juga berharap pimpinan selalu sehat sehingga dapat menjalankan tugas dengan baik, serta selalu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Klungkung, dan apa yang menjadi harapan pimpinan selama ini segera dapat tercapai.

“Saya selalu berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan para jurnalis yang ada di Kabupaten Klungkung dengan selalu memberitakan informasi yang terbaik,” katanya.

Belakangan ini, sang Kabag Protokol dan Komunikasi tersebut lagi-lagi dipercaya oleh warga untuk menjadi Ketua Umum (sementara) Pengurus Pusat Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas sejak bulan Februari 2020 sampai nanti terlaksananya mahasabha organisasi.  (LE-Jun) 

Lenteraesai.id