Semalaman Terombang-ambing Ombak di Tengah Laut, Dua Pelancong Akhirnya Ditemukan Selamat

Lokasi penemuannya kurang lebih 7 km arah barat laut lokasi di sekitar perairan Canggu, Badung (Foto: Dok BPBD Bali)

Badung, LenteraEsai.id – Ade (30) dan Abdi (29), dua penunggang jetsky harus pasrah mengikuti harus gelombang laut yang menggiringnya, setelah kendaraan yang mereka kemudikan mengalami mati mesin di tengah laut.

Namun setelah hampir semalaman terombang-ambing gelombang tak tentu arah, akhirnya pada Minggu (4/9) dini hari sekitar pukul 02.30 Wita, keduanya ditemukan selamat oleh nelayan yang sedang menangkap ikan menggunakan perahu di wilayah perairan Canggu, Kabupaten Badung, Bali.

Bacaan Lainnya

Lokasi penemuannya kurang lebih 7 km ke arah barat laut dari Pantai Canggu. “Menemukan itu, kedua orang berikut jetsky yang mereka kendarai langsung diderek nelayan hingga ke bibir Pantai Kedonganan, Badung,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada SE MAP ketika dihubungi sore harinya.

Dikatakan, Ade dan Abdi, dua pelancong yang mengarugi laut menggunakan jetsky, berangkat dari Pantai Patra Jasa Tuban untuk tujuan ke Pantai Balangan, Desa Ungasan, Kuta Selatan pada Sabtu (3/9/2022) sore sekitar pukul 17.00 Wita.

Namun, hingga malam harinya keduanya tak kembali lagi ke tempatnya semula, sehingga menyusul dilaporkan hilang. Pihak Basarnas Bali yang mendapat laporan, langsung menurunkan tim SAR untuk melakukan upaya pencarian di tengah gelapnya malam.

Dengan mengerahkan satu unit rigit infatable boat (RIB) dan sebuah jukung serta dua unit jetsky, tim SAR gabungan berupa menelusuri di seputar lokasi rute perjalanan keduanya, namun tidak membuahkan hasil karena jarak pandang yang terbatas, di samping alunan gelombang yang cukup tinggi.

Namun demikian, tim SAR menyusul mendapat kabar bahwa keduanya berhasil ditemukan oleh seorang nelayan di wilayah perairan Canggu, hingga kemudian mereka berikut jetsky-nya diderek merapat ke Pantai Kedonganan, Badung.

“Sekitar pukul 03.45 Wita, jukung nelayan bersama kedua korban tiba dengan selamat di Dermaga Kedonganan,” ujar Darmada dengan menambahkan, selama operasi SAR berlangsung selain melibatkan unsur SAR dari Basarnas Bali, juga Pos Polair Kedonganan, Pos TNI AL Kedonganan, Pos Polair Kedonganan, Pos TNI AL Kedonganan, pihak perusahaan jetsky, beserta kelompok nelayan setempat. (LE-BD)

Pos terkait