FK Unud Gelar Webinar Aspek Hukum dan Etika Pelayanan Kedokteran di Era JKN

Webinar ilmiah secara hybrid dalam rangka pembekalan pelayanan kesehatan, di Ruang dr. A.A. Made Djelantik FK Unud, Denpasar. (Foto: Dok Humas Unud)

Denpasar, LenteraEsai.id – Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud) melalui Unit Koordinasi Pelaksana Pendidikan Profesi (KPPP) bersama RSUP Prof dr IGNG Ngoerah dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Denpasar menyelenggarakan webinar ilmiah secara hybrid, bertempat di Ruang dr AA Made Djelantik FK Unud di Denpasar, Jumat (26/8).

Webinar ini diselenggarakan dalam rangka pembekalan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan, aspek hukum, etika dan jaminan kesehatan nasional untuk peserta didik (residen) program studi spesialis semester ganjil TA 2022/2023. Topik yang diangkat yaitu “Aspek Hukum, Etika, Disiplin Kedokteran dalam Pelayanan Kedokteran pada Era-JKN”.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 142 peserta didik (residen) baru mengikuti kegiatan webinar ini dengan menghadirkan pembicara di antaranya dr Putu Moda Arsana SpPD-KEMD FINASIM selaku Ketua Konsil Kedokteran Indonesia, selanjutnya dr Prasetyo Edi SpBTKV-E (K) FIHA MH selaku Ketua Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia, kemudian Dr drg Hari Pudjo Nugroho SH MHKes CLA selaku anggota MKDKI, dan terakhir dr Muhammad Ali selaku Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar. Tampil sebagai moderator Dr dr I Made Pande Dwipayana SKed SpPD-KEMD, dan dr I Made Darmayasa SpOG(K)

Acara ini dihadiri dan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK Unud, Dr dr I Made Sudarmaja MKes, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk webinar ini, di mana sangat penting bagi dokter yang terlibat dalam bidang pelayanan kesehatan.

“Kita harus bersyukur mendapatkan webinar ini karena bisa mencegah dampak dari segi hukum maupun segi disiplin dan etika seorang dokter. Di mana sekarang ini banyak sekali mendapatkan tantangan, keluhan maupun aduan dari pasien karena dengan adanya internet maka masyarakat lebih mudah mengakses informasi tentang penyakit yang dikeluhkan oleh masyarakat.” ungkap Dr Sudarmaja.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua IDI Cabang Denpasar dr I Ketut Widiyasa MPH dan Ketua Unit Koordinasi Pelaksana Pendidikan Profesi (KPPP) Dr dr Dyah Kanya Wati SpA(K).  (LE-DP)

Sumber: www.unud.ac.id 

Pos terkait