Gianyar, LenteraEsai.id – Bupati Gianyar Made Mahayastra kembali melakukan terobosan positif dengan membantu memasarkan hasil panen ikan piaraan para petani di daerahnya.
Pola pemasaran hasil panen tersebut antara lain dilakukan Bupati Mahayastra dengan meminta para ASN di jajarannya untuk membeli hasil panen ikan dari para petani pemilik kolam di Kabupaten Gianyar.
Hasilnya cukup menggembirakan petani, sekitar 5 ton ikan terjual dengan total harga mencapai lebih dari Rp 150 juta.
Pendistribusian hasil panen ikan ke masing-masing OPD di jajaran Pemkab Gianyar, Rabu (6/5), disaksikan langsung Bupati Gianyar Made Mahayastra yang didampingi Sekdakab Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya, Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Gianyar Ny Surya Adnyani Mahayastra, kalangan DPRD Gianyar dan kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Gianyar, bertempat di halaman Kantor Bupati Gianyar.
Langkah ini diambil Bupati Mahayastra bukan tanpa sebab, mengingat adanya pandemik Covid-19 kali ini telah mengkibatkan perekonomian masyarakat mengalami kelesuan.
Berbagai sektor usaha mengalami kemacetan, tidak terkecuali petani ikan di Kabupaten Gianyar. Harga pakan yang mahal, ditambah lagi sulitnya pemasaran.
Sementara stok ikan di kalangan petani sangat melimpah, seperti dijelaskan oleh Kadis DKPKP Gianyar Dewi Hariani. Hingga bulan Maret lalu ketersediaan ikan di kalangan petani yang siap dipasarkan, meliputi jenis ikan lele mencapai 25 ton, ikan nila 3,7 ton, patin 2,5 ton dan sisanya seperti ikan gurami dan udang masing-masing berkisar 500 kg.
“Ikan ini sudah mereka pelihara sebelum adanya pandemik Covid-19, dan ternyata siap dipanen saat kondisi seperti ini. Jadi stok ikan lumayan melimpah di kalangan petani,” ujar Dewi Hariani.
Ditambahkan, saat ini berdasarkan data pada Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (DKPKP) Gianyar, di Kabupaten Gianyar terdapat 82 kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) dengan luas lahan mencapai 66 ha, dan rumah tangga yang membudiyakan ikan sendiri di rumah atau RTP sebanyak 1.075 KK.
Sementara itu, Bupati Mahayastra mengatakan, hal ini bukan baru pertama kali dilakukannya. Di mana beberapa waktu lalu menjelang Hari Raya Galungan, kebijakan serupa juga dilakukan untuk membantu para peternak babi di Gianyar, dengan membantu memasarkan daging babi di kalangan ASN Gianyar.
“Beberapa kali dalam setiap kesempatan sudah saya tekankan, mari kita saling bahu-membahu dalam menangani kesulitan ekonomi terkait Covid-19. Semua sektor usaha kena dampak, sekarang petani ikan yang mengalami kesulitan memasarkan hasilnya, mari kita saling membantu,” kata Bupati Mahayastra.
Pada kesempatan itu tidak hanya ASN yang turut berpartisipasi, namun juga dari kalangan DPRD maupun BUMD di Gianyar. Hasilnya, sekitar 5 ton ikan laku terjual dengan nominal harga mencapai lebih dari Rp150 juta. Harga yang ditetapkan itu sudah merupakan kesepakatan dengan para petani ikan, sehingga mereka tidak dirugikan sama sekali.
“Mudah- mudahan dengan kegiatan ini dapat membantu para petani ikan yang tersebar hampir di seluruh kecamatan, seperti di Ubud, Blahbatuh, Payangan, Tampaksiring, Gianyar dan Sukawati. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih pada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Gianyar, kalangan DPRD maupun BUMD. Terima kasih telah turut berpatisipasi membantu para petani ikan kita di Gianyar,” ucap Bupati Mahayastra.
Menurut Bupati Mahayastra, kegiatan ini juga sekaligus sebagai langkah menggelorakan kembali semangat gemar makan ikan di kalangan masyarakat.
Hal senada juga ditegaskan oleh Ketua Forikan Gianyar Ny Adnyani Mahayastra yang menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena selain dapat membantu para petani ikan, juga meningkatkan kembali budaya makan ikan di kalangan masyarakat.
Sementara itu dari kalangan DPRD Gianyar Ketut Sudarsana menambahkan, sebagai wakil rakyat menyambut positif program Bupati Mahayastra dengan mengajak seluruh ASN membeli ikan. Tidak dipungkiri kegiatan ini sangat membantu petani di tengah keterpurukan ekonomi seperti sekarang ini.
“Semoga langkah bijak bupati ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk melakukan hal yang sama pada kesempatan berikutnya,” ujarnya, mengharapkan. (LE-GA1)







