Tabanan, LenteraEsai.id – Dalam rangka melaksanakan salah satu kegiatan Tri Dharma Pendidikan Tinggi, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Kimia FMIPA Universitas Udayana melaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali pada Kamis (11/8).
Kegiatan PkM yang diketuai oleh Prof Dr Dra Wiwik Susanah Rita MSi ini berjudul Pelatihan Pembuatan Masker Peel off dan Sabun Mandi Antibakteri dengan Bahan Aktif Kulit Pisang Hijau Lumut (Musa x Paradisiaca L.) di Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.
Pada kegiatan ini, tim PkM Program Studi Kimia memperkenalkan bagaimana memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi bahan yang berguna seperti masker dan sabun antibakteri. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Desa Wongaya Gede, I Nengah Bagiada.
Masker peel off adalah masker gel yang penggunaannya dioleskan pada wajah, lalu dibiarkan mengering sendirinya sebelum dikelupas. Masker tersebut dibuat dari campuran bahan Na-carboxymethyl cellulose (Na-CMC) dan gelatin sebagai pembentuk gel, propilen glikol sebagai pelembab, vitamin E, madu, dan susu sebagai pelindung kulit, dan bahan aktif antibakteri ekstrak kulit pisang.
Sementara itu, sabun dibuat dengan mereaksikan minyak kelapa atau VCO, minyak sawit, minyak zaitun dan minyak jarak dengan suatu basa (NaOH), selanjutnya ditambahkan bahan-bahan lain seperti gliserin, susu, madu untuk menjaga kelembutan kulit, ekstrak kulit pisang sebagai bahan aktif, serta lexain C sebagai pembentuk dan penstabil busa.
Pelatihan ini diharapkan dapat membantu ibu-ibu PKK Desa Wongaya Gede untuk berwirausaha dalam skala home industry dengan memanfaat bahan yang terbuang. Masker dan sabun yang mengandung ekstrak kulit pisang hijau lumut sangat baik digunakan karena kulit pisang tersebut dapat mencerahkan kulit dan mengurangi kerutan, pelembab, agen anti bakteri, dan memudarkan bekas jerawat, sehingga dapat meningkatkan kualitas dari produk yang dihasilkan, dan bisa juga digunakan sebagai souvenir bagi turis yang berkunjung, sehingga dapat mendukung pariwisata Desa Wongaya Gede.
Ketua Tim Pengabdian, Prof Wiwik Susanah Rita memaparkan bahwa kegiatan PkM ini merupakan Program Udayana Mengabdi, salah satu skim PkM yang dimiliki oleh Universitas Udayana. Lebih lanjut, Prof Wiwik menjelaskan bahwa kegiatan ini dibantu oleh 6 orang anggota PkM yang terdiri atas dosen yakni Dr Drs I Wayan Suirta MSi, Dr Dra IA Raka Astiti Asih MSi, Dra Emmy Sahara MSc (Hons), dan Sri Rahayu Santi SSi MSi, serta dua orang mahasiswa, Bilwatakasa Pusanta dan Luh Gede Diah Yulindra Saputri. Seluruh anggota berasal dari Program Studi Kimia FMIPA Universitas Udayana. (LE-TB)
Sumber: www.unud.ac.id







