Peringati HUT WKRI, Ny Cok Ace Ajak Semua Pihak Lestarikan Mangrove

Ny Cok Ace saar menghadiri acara Bersih Bersih Mangrove serangkaian HUT WKRI di Kawasan Hutan Mangrove. (Foto: Dok Humas Pemprov Bali)

Denpasar, LenteraEsai.id – Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali Ny Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati (Ny Cok Ace) mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan bakau atau mangrove.

Harapan tersebut disampaikan Ny Cok Ace dalam sambutan singkatnya pada acara Bersih-bersih Mangrove serangkaian HUT ke-98 Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), di kawasan Hutan Mangrove Desa Pemogan Denpasar, pada Sabtu (2/7).

Bacaan Lainnya

Lebih jauh, Ketua BKOW Bali menyampaikan bahwasanya keberadaan hutan mangrove memegang peran yang sangat penting dalam kehidupan, selain berfungsi sebagai sebagai tumbuhan yang mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai, juga beberapa peran lainnya.

“Mangrove memiliki fungsi sebagai penyerap gas karbondioksida (CO2) dan penghasil oksigen (O2), serta sebagai tempat hidupnya berbagai macam biota laut,” ungkap Ny Cok Ace.

Ditambahkannya, rusaknya hutan mangrove dapat mengakibatkan hilangnya fungsi-fungsi tersebut. Jika hutan rusak, tak ada lagi sesuatu yang mampu menghasilkan oksigen (O2) untuk manusia bernapas, tidak ada lagi sesuatu yang dapat menyerap gas (CO2) yang merupakan gas racun dan berbahaya bagi tubuh manusia, serta tak ada lagi suatu pertahanan kokoh yang mampu menahan laju abrasi di pantai.

“Keberadaan mangrove sangat penting bagi kelangsungan hidup kita. Untuk itu, menjaga kelestariannya adalah tanggung jawab kita bersama, kita semua bersinergi, berperan aktif untuk menjaga kelestarian dari mangrove yang ada saat ini,” ucapnya, menegaskan.

Ny Cok Ace juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian serta peran aktif dari WKRI untuk turut menjaga kebersihan hutan mangrove yang salah satunya dengan melakukan bersih-bersih sampah di areal hutan mangrove. Pendamping orang nomor dua di Bali ini berharap gerakan serupa dapat diikuti oleh organisasi-organisasi lainnya, sehingga semua pihak mampu bekerja sama dan bersinergi dalam menjaga kelestarian mangrove.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet yang turut hadir pada pagi hari ini. Ia menyampaikan apresiasi atas gerakan bersih-bersih mangrove yang dilaksanakan oleh WKRI sebagai salah satu upaya bersama dalam menjaga kelestarian mangrove, melestarikan air dan membersihkan lingkungan dari sampah.

“Di samping itu kawasan mangrove menjadi salah satu objek pariwisata yang akan dikunjungi para pemimpin dunia saat gelaran G20 mendatang, sehingga kita bersama harus bisa menjaga kelestarian, kebersihan dari hutan mangrove,” ungkapnya.

Dalam kegiatan kali ini, Ny Cok Ace beserta Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, Ketua Presidium WKRI Bali NTB Elizabeth Natalia Prawitasari serta jajaran pengurus dan anggota WKRI, masuk ke dalam hutan mangrove dengan menggunakan kano dan membersihkan sampah-sampah yang tersangkut di pepohonan dan sekitarnya.  (LE-DP1) 

Pos terkait