Karangasem, LenteraEsai.id – Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Karangasem melaksanakan pendidikan dan pelatihan (diklat) bebantenan di Balai Masyarakat Desa Adat Dukuh Padangkerta, Kabupaten Karangasem.
Diklat mengusung tema ‘Melalui diklat bebantenan tumbuhkan kader kreatif, inovatif dan berjiwa wirausaha guna membangun ekonomi umat’ itu, menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama Kabupaten Karangasem, diikuti oleh kader KMHDI Karangasem dan juga ibu-ibu yang ada di lingkungan Desa Adat Dukuh.
Ketua PC KMHDI Karangasem, I Ketut Suardana, saat dikonfirmasi Jumat (25/3/2022) berharap dengan adanya diklat bebantenan ini bisa mencetak kader-kader yang punya jiwa wirausaha dan juga mampu membuat sarana upakara (banten) pada umumnya.
“Kegiatan diklat bebantenan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari program kerja Bendahara PC KMHDI Karangasem dalam penggalian dana, tepatnya di bidang penjualan sarana upakara (banten), sehingga dengan diadakannya diklat bebantenan ini bisa menambah skill atau kreativitas kader khususnya dalam membuat banten dan berwirausaha,” ucapnya.
Ketut Suardana mengatakan, dengan banyaknya kader yang memiliki latar belakang studi pada program pendidikan agama Hindu, sudah seharusnya bisa atau mampu membuat banten. Terlebih sekarang dengan terselenggaranya diklat bebantenan ini, tentu akan lebih menambah pengetahuan di luar pendidikan di perguruan tinggi, di mana pada gilrannya akan sangat bermanfaat bagi diri sendiri dalam kehidupan di masyarakat.
Sementara itu, I Ketut Wirata selaku koordinator penyuluh Agama Hindu Kabupaten Karangasem sangat mengapresiasi kegiatan diklat bebantenan yang dilaksanakan oleh PC KMHDI Karangasem.
“Kegiatan seperti ini perlu dikembangkan, terutama menyasar generasi muda sebagai penerus ke depannya, karena kegiatan positif seperti ini sangat bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun dalam menjalani kehidupan bermasyarakat,” kata Ketut Wirata. (LE-Jun)







