Denpasar, LenteraEsai.id – Badan Musyawarah Perwakilan Daerah (BMPD) Provinsi Bali bersama dengan anggota DPR RI Nyoman Parta, Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma SH MH, dan perwakilan perhimpunan Buddha menyerahkan bantuan kepada RSUD Klungkung.
BMPD menyerahkan sebanyak 5.727 buah alat pelindung diri (APD) yang terdiri dari 125 baju hazmat, 5.000 buah sarung tangan, dua thermogun, dan 600 buah masker medis.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali yang sekaligus merupakan Ketua BMPD Provinsi Bali, Trisno Nugroho, didampingi oleh pengurus BMPD Provinsi Bali lainnya di area parkir RSUD Klungkung.
Penyerahan bantuan diterima langsung oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, dengan didampingi oleh Direktur Utama RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma MPH.
Pada kesempatan tersebut, Trisno Nugroho menyampaikan bahwa ini merupakan bentuk kepedulian perbankan Provinsi Bali kepada tim medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Selain itu, juga diharapkan pemberian bantuan ini dapat menggugah para donatur lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam mendukung penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Klungkung secara khusus, dan Bali pada umumnya.
Bupati Klungkung menyampaikan terima kasih atas kepedulian perbankan di Provinsi Bali. Dalam kesempatan itu juga, Bupati mengharapkan pelaku-pelaku usaha lainnya yang selama ini berusaha di Bali hendaknya dapat berkontribusi nyata untuk meringankan beban sesama yang sedang berjuang, sehingga proses penanganan Covid-19 dapat berjalan dengan baik dan pada akhirnya ekonomi Bali diharapkan segera pulih.
Selain BMPD, pada waktu yang sama juga dilakukan penyerahan bantuan oleh BPD Bali sekitar 1500 APD yang terdiri dari sarung tangan dan baju pelindung diri lengkap. Selain itu, diserahkan juga 100 unit alat rapid-test oleh I Nyoman Parta selaku anggota Komisi IV DPR RI, serta masker dan hand sanitizer dari Perhimpunan Buddha sebagai perwakilan dari masyarakat.
Pada akhir acara, Direktur Utama RSUD Klungkung didampingi oleh Bupati Klungkung dan seluruh donatur melepas pulang satu orang pasien positif Corona yang telah dinyatakan sembuh setelah 18 hari dikarantina. Dengan demikian, total pasien Corona yang dinyatakan sembuh di RSUD Klungkung tercatat dua orang. (LE-Ist)







