Akhir Tahun, BNNK Karangasem Lakukan Tes Urine Anggota Satpol PP

Karangasem, LenteraEsai.id – Di penghujung tahun 2021, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem menyelenggarakan tes urine kepada puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karangasem, di Kantor Satpol PP Karangasem pada Jumat (31/12/2021).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka deteksi dini tim terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Perredaran Gelap Narkoba (P4GN) dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat anti-narkoba dengan melakukan tes urine terhadap 20 orang personel Satpol PP Karangasem.

Bacaan Lainnya

Plt Kasatpol PP Karangasem I Wayan Sutapa menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan tes urine oleh BNNK Karangasem yang dilaksanakan secara mendadak terhadap puluhan personel Satpol PP di jajarannya itu.

“Pelaksanaan tes urine secara mendadak ini, semata-mata dilakukan untuk mengetahui apakah anggota saya ada yang terpapar obat-obatan terlarang atau tidak, sehingga pencegahan dini dapat dilakukan secepatnya supaya tidak ada permasalahan di kemudian hari,” ujar Wayan Sutapa. 

Ia mengatakan, hal-hal kesiapsiagaan harus digalakan oleh setiap OPD agar terwujud sasaran P4GN, di mana salah satunya melalui tes urine yang juga sesuai arahan Bupati Karangasem I Gede Dana untuk selalu menggalakan upaya deteksi dini.

Konselor Adiksi Ahli Muda BNNK Karangasem I Made Widana mengatakan, pelaksanaan tes urine ini adalah sebagai wujud implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN guna bersama-sama memerangi narkoba.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap 20 orang personel Satpol PP tersebut semuanya hasilnya negatif. Itu artinya dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika,” ucapnya.

Made Widana menambahkan, guna mewujudkan Karangasem yang Bersinar (Bersih Narkoba), BNNK Karangasem akan terus berupaya menjalin sinergitas dengan seluruh stakeholder untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, salah satunya melalui pelaksanaan tes urine.

“Tes urine kali ini selain sebagai deteksi dini terhadap indikasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan instansi pemerintah, juga sebagai wujud komitmen perang terhadap narkoba,” katanya, menegaskan.  (LE-Jun) 

Pos terkait