Karangasem, LenteraEsai.id – Penduduk Banjar Dinas Tengah, Desa dan Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem dihebohkan dengan tiba-tiba munculnya kobaran api di rumah milik I Gusti Lanang Toyo (60) pada Sabtu (20/11/2021) pagi, bersamaan dengan masyarakat merayakan Kuningan.
Kebakaran di rumah milik warga yang selama ini berprofesi sebagai petani itu, membuat masyarakat berhamburan ke lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api bersama dengan personel TNI dan Polri yang sudah tiba di lokasi kejadian.
Penduduk berusaha memadamkan kobaran api yang terus membesar dengan menggunakan alat seadanya, sembari menunggu petugas dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Karangasem tiba di lokasi kejadian.
Kepala Dinas Damkar Karangasem I Nyoman Siki Ngurah mengatakan, begitu menerima laporan telah terjadi kebakaran, pihaknya langsung menerjunkan personel untuk menuju ke lokasi kejadian.
Sebelum tiba di lokasi kejadian, petugas telah terlebih dahulu melakukan koordinasi lewat telepon dengan Kepala Dusun dan Perbekel agar bisa dilakukan penanganan awal supaya kebakaran tidak sampai menyebar ke bangunan yang lain. sembari menunggu personel Damkar tiba di lokasi, ujar Siki Ngurah.
Rumah milik I Gusti Lanang Toyo yang terbakar terdiri atas satu kamar tidur seluas 6×3 meter dan kamar suci seluas 3×3 meter.
Siki Ngurah mengatakan, dugaan awal penyebab kebakaran adalah karena kelalaian dari sang pemilik rumah yang membiarkan anak-anak mereka bermain korek api dan dupa di dalam kamar.
“Kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp50 juta, karena selain bangunan rumah juga beberapa barang yang ada di dalam rumah seperti TV, Hp, lemari dan uang tunai sebesar Rp3.3 juta juga ikut hangus terbakar,” ucap Siki Ngurah.
Untuk memadamkan kobaran api, Damkar Karangasem mengerahkan 3 unit armada Damkar dengan 8 orang personel yang diterjunkan ke lokasi kejadian. Kobaran si jago merah berhasil diatasi setelah petugas menyemprokan kurang lebih 5.000 liter air.
Berkaitan dengan hal tersebut, Siki Ngurah mengimbau warga Karangasem yang lain untuk lebih memperhatikan anak-anak mereka saat bermain, terutama jika bermain dengan korek api supaya tidak timbul bencana serupa. (LE-Jun)







