Rayakan Galungan dan Kuningan, Bupati Dana Ajak Masyarakat Karangasem Mulat Sarira

Amlapura, LenteraEsai.id – Dalam memaknai perayaan Galungan dan Kuningan di tengah pandemi Covid-19, Bupati Karangasem I Gede Dana dan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, senada mengajak seluruh umat Hindu khususnya yang ada di Kabupaten Karangasem untuk senantiasa mulat sarira. 

“Mengingat pandemi Covid-19 saat ini sudah berjalan menuju endemi, saya berharap masyarakat dapat merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” kata Bupati Gede Dana di Amlapura, Minggu (7/11/2021). 

Bacaan Lainnya

Berkenaan dengan hari raya pula, Bupati Dana mengajak masyarakat  untuk dapat menerapkan visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ di wilayah Karangasem, di mana visi tersebut mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya guna mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, baik secara sekala maupun niskala.

“Hal itu sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah dan terintegrasi,” ujarnya, menandaskan.

Selain itu, Bupati Dana juga mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Karangasem untuk tetap dapat mengimplementasikan nilai adiluhung leluhur Bali terdahulu, yaitu ‘segilik seguluk salunglum sabayantaka’.

Sementara berkaitan dengan masalah pariwisata yang tampaknya akan mulai bangkit kembali, Bupati Dana menyatakan bahwa pihaknya telah meresmikan beberapa ikon khas Karangasem, di antaranya buah Salak Sibetan dan juga Bunga Kasna. Untuk ke depan diharapkan masyarakat mampu menjaga produk asli Karangasem tersebut supaya lebih dikenal lagi hingga ke dunia luar. 

“Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan kali ini menjadi kesempatan untuk kita memakai produk khas Karangasem seperti Salak Sibetan dan Bunga Kasna sebagai sarana upacaranya. Ini perlu untuk lebih diperkenalkan hingga kemudian dilestarikan keberadaannya,” ujar Bupati Dana sembari mengucapkan ‘rahajeng nyanggra rahina Galungan lan Kuningan bagi umat sedharma’.  (LE-Jun/KR1) 

Pos terkait