Tiga Pengendara Tewas Disambar Tanah Longsor

Ilustrasi bencana longsor

Deli Serdang, LenteraEsai.id – Tiga pengendara sepeda motor tiba-tiba terlempar jatuh dan tewas setelah disambar bongkahan tanah longsor saat melintas di jalan raya di wilayah Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara pada Sabtu (23/10) jelang tengah malam.

Petugas pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang menyebutkan, longsoran material yang meluncur dari bagian tebing di pinggir jalan yang merenggut tiga korban jiwa itu, terjadi pada Sabtu (23/10) malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Selain menelan tiga korban jiwa, bencana yang muncul di belahan Desa Lau Kaban, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang itu juga mengakibatkan dua pengendara lainnya mengalami luka luka. BPBD menyebutkan keduanya telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan setempat.

Para pengendara yang bergerak dari jurusan Medan menuju Berastagi, malam itu tiba-tiba disambar bongkahan tanah longsor yang meluncur dari sebuah tebing yang cukup terjal, yang ada di pinggi jalan belahan Desa Lau Kaban, Kecamatan Sibolangit.

Begitu tersambar, mereka jatuh terpental, bahkan ada yang langsung terkubur hingga kemudian meninggal dunia. Petugas gabungan yang tiba di lokasi kejadian, dibantu masyarakat melakukan penanganan darurat untuk memberikan pertolongan dan evakuasi para korban.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari PhD, Minggu (24/10) mengatakan, berdasarkan informasi dari BPBD Deli Serdang, disebutkan bahwa jalan raya Medan-Berastagi hingga siang ini belum dapat dilalui kendaraan karena masih tertutup material longsoran.

Sementara itu, melihat pantauan dari inaRISK, Sibolangit termasuk wilayah dengan potensi tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi. Sedangkan identifikasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada potensi gerakan tanah Oktober ini, wilayah Sibolangit berada pada gerakan tanah menengah hingga tinggi.

PVMBG menyebutkan, daerah dengan potensi menengah merujuk pada daerah yang dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, khususnya pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau lereng bukit.

Masyarakat dan pemerintah daerah diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya tanah longsor maupun bahaya hidrometeorologi basah lain, seperti banjir, banjir bandang dan angin kencang. Hari ini, Minggu (24/10), prakiraan cuaca wilayah Sibolangit masih berpotensi hujan ringan hingga sedang pada siang hari, ujar Abdul Muhari.  (LE-DS)

Pos terkait