Karangasem, LenteraEsai.id – Bupati Karangasem I Gede Dana menyatakan bahwa pihaknya akan mendorong warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk melaksanakan isolasi terpusat (Isoter) di tempat-tempat yang telah disiapkan di tingkat desa.
Isoter di tingkat desa perlu dilakukan guna menekan terjadinya penularan virus yang lebih meluas, mengingat warga yang kini terkonfirmasi positif Covid-19 terus mengalami penurunan yang cukup signifikan, kata Bupati Dana kepada pers di Amlapura, Kamis (14/10).
Bahkan, lanjut mantan Ketua DPRD Karangasem itu, pada hari Rabu (13/10/2021) kemarin, tidak satupun ada penambahan kasus positif di wilayah kabupaten yang berjuluk Gumi Lahar ini.
“Untuk hari kemarin zero, karena tidak ada warga masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Justru sebaliknya diketahui seorang pasien berhasil sembuh,” kata Bupati Dana, bersemangat.
Kenapa Pemkab Karangasem lebih mendorong untuk dilaksanakan Isoter di tingkat desa ?, kata Bupati Dana dengan nada bertanya, yang kumudian dijawab sendiri, karena jika dilaksanakan secara terpusat di hotel, pihak hotel cenderung tidak mau untuk menerima satu atau dua orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, karena mereka pasti akan rugi.
“Jadi, jika di satu desa ada warga masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19, nanti petugas akan menyediakan tempat kosong untuk melaksanakan isolasi,” ujar Bupati Dana, menjelaskan.
Atau, lanjut dia, bisa juga dengan cara lain, yakni anggota keluarga yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang melakukan isolasi di rumah, sedangkan anggota keluarga yang sehat tinggal dulu untuk beberapa lama di rumah kerabat terdekat.
Dengan menurunnya jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam beberapa pekan ini, Bupati Dana berharap Kabupaten Karangasem secepatnya menjadi zona hijau.
“Terkait syarat-syarat untuk menjadi zona hijau itu, Dinas Kesehatan yang lebih tahu. Tapi saya berharap dengan terus menurunnya jumlah warga yang terkonfirmasi positif, Kabupaten Karangasem akan turun menjadi zona hijau,” ujar Bupati Dana, mengharapkan. (LE-Jun)







