Jenguk Korban Longsor, Bupati Dana: Kami Segera Berikan Bantuan

Karangasem, LenteraEsai.id – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem, mengakibatkan bencana tanah longsor terjadi di Banjar Dinas Pejeng, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem pada Selasa (3/8/2021). 

Bencana tersebut telah merenggut nyawa I Komang Putra Adnyana, bocah yang masih berusia empat tahun. Dia meninggal dunia setelah dihantam bongkahan tembok rumah yang roboh setelah diterjang material longsoran yang cukup besar.

Bacaan Lainnya

Mendengar warganya tertimpa bencana tanah longsor hingga menimbulkan korban jiwa, Bupati Karangasem I Gede Dana tak tinggal diam. Usai meninjau vaksinasi, ia langsung mengunjungi keluarga korban untuk memastikan keadaan mereka, sekaligus memberikan penanganan pascaterjadinya longsor.

“Saya atas nama pemerintah dan pribadi menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga I Putu Merta Nadi. Nantinya kami akan segera memberikan bantuan kepada keluarga tersebut untuk dapat meringankan beban dari musibah yang dialami saat ini,” ujar Bupati Dana.

Menyikapi potensi bahaya yang ada, dan kondisi saat ini sudah memasuki musim penghujan, Bupati Dana mengimbau masyarakat untuk membangun kewaspadaan dan kesiapsiagaan. 

“Melihat kejadian ini saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati apalagi saat musim penghujan karena tanah menjadi tidak stabil dan rawan terjadi longsor,” ucap Bupati Dana.

Sementara itu, Perbekel Desa Menanga I Wayan Suartana sebelumnya sempat mengatakan bahwa peristiwa tanah longsor tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur daerahnya sejak Senin (2/8) kemarin hingga membuat tanah menjadi labil. Terlebih, di sekitar rumah korban terdapat tebing-tebing yang menjulang cukup tinggi, sehingga cukup rawan terjadi bencana longsor saat hujan turun cukup deras.

“Peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari dan suasananya juga masih cukup gelap, sehingga korban tidak sempat untuk menyelamatkan diri karena kejadiannya sangat cepat. Selain itu, saat kejadian juga sedang turun hujan yang cukup deras,” ungkap Suartana.  (LE-Jun)

Pos terkait