Tabanan, LenteraEsai.id – Semangat untuk membela dan mengabdi pada nusa dan bangsa telah tertanam pada jiwa sejati seorang prajurit, sehingga akan siap ditugaskan di wilayah manapun yang memerlukan kehadiran seorang tentara.
Hal tersebut ditekankan ketika Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak MSc memberikan pengarahan kepada para prajurit Kodam IX/Udayana yang sedang mengikuti pelatihan pratugas sebelum menjalankan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di Kodam XVII/Cendrawasih dan Kodan XVIII/Kasuari, di Tabanan, Senin (28/6/2021).
Pelatihan pratugas ke Papua yang dilaksanakan di Mako Rindam IX/Udayana, Kediri, Kabupaten Tabanan tersebut diikuti sebanyak 84 prajurit terbaik Kodam IX/Udayana, baik perwira, bintara maupun tamtama.
Dalam pengarahannya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan bahwa penugasan tentara ke suatu daerah itu merupakan hal yang biasa. “Karenanya, berbanggalah kita bisa mempraktikkan janji-janji dan pelatihan-pelatihan yang telah kita jalani di daerah di penugasan. Itu harus menjadi kebanggaan, pengalaman dan motivasi untuk kita semua,” kata Mayjen Simanjuntak, menekankan.
“Untuk itu, saya mengingatkan bahwa pertama, penugasan itu adalah kebanggaan supaya kita bisa bertugas dengan baik, dan yang kedua, menghilangkan kemauan orang untuk berbuat jahat kepada kita,” ucap Pangdam.
Jadi nantinya dalam penugasan segera kenali lingkungan dan kehadiran tentara bisa mengubah sesuatu menjadi lebih baik dengan kemauan yang kuat melalui pelatihan-pelatihan yang didapat ataupun ide-ide yang dimiliki bisa untuk mendukung penugasan demi kemajuan di daerah penugasan.
“Kita harus berpikir bagaimana masyarakat di sana merasa kalian hadir bisa mengubah sesuatu di sana dan saya yakin kalian bisa dengan kemauan yang kuat dan pasti ada yang bisa kita kerjakan,” kata Pangdam, berpesan.
Intinya adalah semua prajurit agar fokus dalam bekerja, apalagi mengerjakan sesuatu yang bisa menjadi contoh, menjadi keberhasilan, menjadi prestasi dan kalau prajurit berprestasi, diyakini akan menjadi perhatian pimpinan, seperti dengan membuat sesuatu yang baik atau membantu masyarakat di tempat tugas.
“Saya mau kalian menjadi contoh rombongan aparat teritorial (Apter) yang berangkat tugas. Sehingga nantinya dapat dijadikan bahan bandingan untuk kelompok-kelompok yang lain, karena satu orang yang berbuat tidak baik akan berdampak kepada yang lainnya. Untuk itu, tetap saling mengingatkan dan rombongan yang berangkat ini adalah saudara semuanya,” ujar Pangdam Udayana.
Turut hadir mendampingi Pangdam pada kegiatan tersebut, antara lain Kasdam IX/Udy, Danrindam IX/Udy, Asintel Kasdam IX/Udy, Asops Kasdam IX/Udy, Aspers Kasdam IX/Udy, Aster Kasdam IX/Udy dan Waaslog Kasdam IX/Udy. (LE-TB)







