Badung, LenteraEsai.id – I Wayan Disel Astawa SE, pada Selasa petang, 11 Mei 2021 merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-50 di stage Pantai Melasti, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Perayaan tampak dihadiri kerabat, handai taulan, teman dan para sahabat dari enam kecamatan di Kabupaten Badung. Acara ulang tahun emas Bendesa Desa Adat Ungasan itu dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Memakai masker, pengecekan suhu tubuh, cuci tangan dan menjaga jarak.
Sejak sore hari undangan dari berbagai usia, beragam profesi dan berlatar belakang berbeda sudah berdatangan ke lokasi acara. I Wayan Disel Astawa SE yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Badung, bersama istri dan dua anaknya tampak menyambut dan menyalami setiap undangan yang datang dengan senyum mengembang. “Terima kasih, terima kasih, silahkan, silahkan,” katanya, ramah.
Anggota DPRD Provinsi Bali dari Fraksi Gerindra itu, dalam perayaan 50 tahun usianya, wanti-wanti mengucap syukur dan angayubagia pada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, karena telah diberi kesehatan jasmani dan rohani.
Sebagai penuntun hidup, ia juga mengaku selalu berbakti kepada kedua orang tua yang telah melahirkan, membesarkan, menyekolahkan dan mensuport kariernya di politik, serta ngayah di desa adat. Terima kasih juga disampaikan pada istri dan anak-anaknya, yang selalu mendampingi, mendukung dan menyemangati setiap langkahnya.
“Tanpa dukungan kedua orang tua dan keluarga, saya tidak bisa apa-apa,” ujar Disel Astawa, mengungkapkan ketulusan hatinya.
Pria yang kelihatan lebih muda dari usianya itu menyebutkan, peran besar ‘Disel Astawa Family’ adalah segala-galanya. Selain itu, bantuan dan doa dari paras sahabat serta teman-temannya dalam karier politik, juga tak kecil nilainya.
Pada acara kenang hari lahir kali ini, sekaligus juga dirangkaikan dengan peringatan 3 tahun ‘Disel Astawa Family’. Acara selain diisi tiup lilin dan pemotongan kue disertai kumandang lagu-lagu dan hiburan lainnya, juga penyerahan tongkat oleh seorang sulinggih pada Disel Astawa.
Ukuran tongkat yang diserahkan terlihat pendek, bagian ujung atasnya berbentuk burung. Benda itu disebut ‘Tongkat Komando’, dibalut kain poleng dan kain kuning.
Dalam sesi wawancara dengan awak media massa sebelum acara dimulai, Disel Astawa yang didampingi istri dan kedua anaknya, tampil dengan mengenakan topi ala koboi. Ia hadir penuh percaya diri dalam menjawab setiap pertanyaan wartawan.
Mengenai adanya wacana yang menyebut-nyebut dirinya sebagai salah seorang kandidat Bupati Badung pada Pilkada 2024, politikus yang satu ini menjawabnya diplomatis. “Soal itu (calon Bupati Badung Red-) masih lama, kita lihat saja nanti,” katanya seraya mohon doa restu untuk kesehatan diri dan keluarganya kepada para jurnalis yang mengerubungi.
Dari riwayat perjalanan kariernya, Disel Astawa tercatat sebanyak dua periode menjadi anggota DPRD Badung dan 2 kali anggota DPRD Bali, sampai sekarang. Selain itu, pria energik ini juga banyak berkecimpung di lingkup desa dan adat. (LE/Ima)







