Karangasem, LenteraEsai.id – Gempa bumi tektonik mengguncang bumi lahar Karangasem tepatnya di wilayah Kecamatan Abang pada Kamis (29/4) sekitar pukul 17:23 Wita.
Dari hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut berkekuatan M=2,9. Episenter gempa terletak pada koordinat 8,61 LS dan 115,60 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 23 km tenggara Klungkung, Bali pada kedalaman 25 km.
Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III Denpasar, Agus Wahyu Rahardjo SP, menyatakan bahwa jenis dan mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di dasar laut.
“Dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip fault),” kata Wahyu Raharjo.
Berdasarkan laporan masyarakat, akibat gempa bumi tersebut beberapa orang di sekitar Kecamatan Abang, Karangasem merasakan getaran dan benda-benda yang tergantung bergoyang.
Terkait dengan gempa susulan, berdasarkan monitoring dari BMKG hingga pukul 18:24 Wita, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Wahyu Raharjo. (LE-Jun)







