Denpasar , LenteraEsai.id – Pelaku yang telah menghabisi nyawa korban Dwi Farica Lestari (23) yang jenazahnya ditemukan bugil, diduga kuat seorang pria yang sempat terekam kamera CCTV menggunakan helm Ojol dan jaket warna merah pudar.
Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Citra Fatwa Rahmadani kepada pers, Rabu (20/1) mengungkapkan, pelaku pembunuhan sadis terhadap perempuan cantik asal Subang, Jawa Barat itu kemungkinan adalah pria yang terekam kamera CCTV memakai helm Ojol.
Dugaan kuat kepada pria yang videonya sempat viral di media sosial itu karena hanya dia orang luar yang terakhir masuk ke lokasi TKP berdasarkan hasil rekaman kamera CCTV, ucapnya.
Namun demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan serangkaian penyelidikan. Setidaknya ada 6 orang saksi yang kini dimintai keterangan, termasuk mengumpulkan hasil rekaman kamera CCTV yang terpasang di tempat kejadian, yakni di sebuah penginapan di Jalan Tukad Batanghari Denpasar.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Sampai saat ini masih pengembangan karena masih kami cocokkan dengan hasil rekaman CCTV yang dikumpulkan, termasuk dari keterangan para saksi yang kami periksa,” ujar Kompol Citra.
Lebih lanjut Kompol Citra mengatakan, pengungkapan kasus itu hanya persoalan waktu. Kendati demikian, kasus itu tidak bisa dibilang ringan karena sampai saat ini pelakunya belum tertangkap. Tidak juga dibilang berat, karena sudah ada petunjuk-petunjuk yang berhasil dikumpulkan.
“Mohon bersabar ya. Kami dari kepolisian masih melakukan penyelidikan. Dugaannya adalah pria dalam video yang mengenakan helm Ojol. Tapi belum bisa dipastikan kalau dia pelakunya,” ucap Kompol Citra, menjelaskan.
Peristiwa pembunuhan di penginapan Thailia Homestay di Jalan Tukad Batanghari X Nomor 12, Lingkungan Banjar Kangin, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan itu terjadi pada Jumat (15/1) lalu. Kejadian tersebut diketahui dinihari pukul 02.00 Wita.
Korban yang wanita asal Subang, Jawa Barat, ditemukan tak lagi bernyawa dalam posisi telungkup dan telanjang bulat. Tubuhnya dipenuhi darah dengan sejumlah luka bekas tikaman senjata tajam, termasuk tiga lubang yang diduga mematikan pada bagian leher korban. (LE-DW)







