Karangasem, LenteraEsai.id – Pengumuman resmi dari pihak DPP PDI Perjuangan mengenai calon kepala daerah pada enam kabupaten dan kota di Bali yang akan diusung pada Pilkada Desember mendatang, memang belum dilakukan.
Akan tetapi, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, I Wayan Koster mulai membuka satu per satu calon ‘jagoannya’ itu ke publik. Di Karangasem misalnya, pria yang juga Gubernur Bali ini, terang-terangan memperkenalkan paket Dana-Artha (Gede Dana-Artha Dipa). Perkenalan calon jagoannya untuk menantang petahana paket Massker, disampaikan di hadapan para tokoh dan para bendesa adat se-Kecamatan Abang, Sabtu 8 Agustus 2020.
Di hadapan tokoh masyarakat dan undangan yang hadir dalam pertemuan itu, Koster meminta agar Gede Dana dan Wayan Artha Dipa untuk berdiri. Selanjutnya kedua janggoan itu diminta untuk menghadap ke arah tokoh masyarakat dan para bendesa adat se-Kecamatan Abang.
“Bapak-bapak, Pak Gede Dana dan Pak Artha Dipa ini calon Bupati dan Wakil Bupati yang kita usung dalam Pilkada Karangasem 9 Desember 2020 nanti,” ucap Koster, memperkenalkan.
Perkenalan singkat yang disampaikan orang nomor satu di Bali itu, langsung disambut tepuk tangan tokoh masyarakat dan bendesa adat se-Kecamatan Abang, yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, salah salah seorang tokoh masyarakat Abang mengatakan, paket Dana-Artha dinilai tepat dalam membangun perubahan Karangasem menuju era baru. Penilaian itu dilakukan karena dia bercermin dari pembangunan di Karangasem dalam 5 tahun terakhir yang cenderung terus bergerak mundur.
“Pembangunan di Karangasem cenderung bergerak mundur, PAD terus turun. Ini tidak terlepas dari tidak adanya kesamaan visi dengan pemerintah yang ada di atasnya,” ucap Kelian Desa Adat Tista I Gede Pasek Gunadi, menjelaskan. (LE-KR)







