Sampaikan Permintaan Maaf, Pertamina Komitmen Pulihkan Kawasan Mangrove Bali

Pertamina
Foto Ilustrasi

Denpasar, LenteraEsai.id — PT Pertamina Patra Niaga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali atas keresahan dan ketidaknyamanan terkait kondisi kawasan mangrove di area konservasi di sebelah barat Jalan Tol Bali Mandara, Benoa, Denpasar.

Pertamina memahami bahwa mangrove memiliki nilai ekologis dan sosial yang penting bagi masyarakat Bali. Karena itu, Pertamina turut prihatin atas kondisi kawasan tersebut dan menghargai perhatian serta kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Bacaan Lainnya

Permohonan maaf ini disampaikan pada Jumat (4/9) di Fuel Terminal Sanggaran sebagai bentuk kepedulian dan komitmen perusahaan untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan, sekaligus mengambil langkah yang diperlukan dalam upaya pemulihan lingkungan.

Sehubungan dengan insiden pada pipa jalur penerimaan yang telah ditangani, Pertamina berkomitmen untuk mengambil tanggung jawab dalam upaya pemulihan lingkungan di kawasan tersebut. Bersama instansi yang berwenang, Pertamina tengah melakukan kajian secara menyeluruh dan akan menindaklanjuti hasil serta arahan yang diberikan agar langkah pemulihan dapat dilakukan secara tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.

Pertamina menghargai kepedulian yang disampaikan oleh LSM dan komunitas pemerhati lingkungan di Bali terhadap kondisi mangrove terdampak di kawasan tersebut. Bagi Pertamina, perhatian dan masukan tersebut merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi dan kolaborasi bersama, sekaligus memperkuat upaya menjaga kelestarian serta mendukung pemulihan lingkungan secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari tindak lanjut, Pertamina akan terus membangun komunikasi yang terbuka bersama masyarakat, pemerintah, serta pemangku kepentingan untuk mendukung proses penyelesaian dan pemulihan kawasan tersebut.

Melalui langkah ini, Pertamina berkomitmen menjadikan hal tersebut sebagai momentum untuk terus memperkuat pengelolaan dan pengawasan lingkungan di Fuel Terminal Sanggaran, sekaligus menjaga kepercayaan dan hubungan baik dengan masyarakat Bali.

Pertamina meyakini bahwa keberlanjutan lingkungan merupakan bagian penting dari tanggung jawab perusahaan. Oleh karena itu, setiap langkah pemulihan akan dilakukan secara bertanggung jawab dengan mengedepankan hasil kajian, arahan instansi berwenang, serta prinsip keberlanjutan. (LE-003)

Pos terkait